Peran Serta Masyarakat Sangat Strategis Dalam Menunjang Pariwisata

Loading

BALI (Independensi.com) – Diperlukan sinergitas dan peranserta antar seluruh komponen masyarakat untuk memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Bali menjelang perhelatan Pilgub Bali 2018, Hal tersebut dikemukakan oleh Agustinus Nahak, SH., Ketua Forum Bela Negara (FBN) Bali.

“Sejatinya kita harus sepakat menjaga Bali dari seluruh potensi kerawanan konflik dengan sikap bijaksana saling asah, asih dan asuh agar Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menjadi tempat yang nyaman buat para wisatawan domestik maupun mancanegara,” tegas Agustinus Nahak dalam Sarasehan Keamanan Merupakan Faktor Penunjang Pariwisata di Mal Park23, Jl.Kediri, Kuta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, Eskalasi kerawanan bisa saja terjadi sewaktu-waktu dimana saja dan kapan saja, bukan saja dari masyarakat tapi juga dimungkinkan berasal dari wisatawan asing, untuk itulah diperlukan pengawasan ekstra dari pihak Imigrasi dalam melakukan pemetaan dan mengawasi masa ijin tinggal orang asing.

“Petugas keamanan desa (Pecalang) Bali dari 1.480 desa adat (pekraman) di delapan kabupaten yang memiliki peran yang sangat strategis menyatakan siap mengawal terselenggaranya Pilgub Bali 2018 dalam memelihara dan mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata,” kata I Made Mudra, Manggala Agung Pasikian Pecalang Bali.

Sementara itu, AKP I Made Putra Adyana dari Polresta Denpasar menegaskan bahwa aparat Kepolisian bekerjasama dengan TNI turut menghimbau agar masyarakat tetap selalu Waspada terhadap segala potensi konflik Pilkada Bali.

“Semua pihak harus selalu mengedepankan persatuan diantara perbedaan yang ada, karena kejadian sekecil apapun di Bali maka dengan cepat dunia segera mengetahui melalui pemberitaan di media sosial,” tuturnya.

Menurut data dari Asosiasi Biro Perjalanan Tour dan Travel Indonesia (ASITA) ada sekitar 7000 perusahaan biro perjalanan yang 500 perusahaan diataranya beroperasi di Bali selalu menginformasikan hal-hal yang positif terkait pariwisata Bali dan berharap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pasca erupsi Gunung Agung cepat pulih kembali, untuk itulah hendaknya jangan lagi diganggu dengan pemberitaan tentang kriminalitas yang terjadi.

“Saat ini dampak pemberitaan di media dan media sosial sangat berpengaruh cepat gaungnya di luar negeri,” kata Hery Sudiarto, Ketua Komite Tiongkok dari DPP ASITA.

Peserta sarasehan bidang Keamanan yang diselenggarakan oleh Forum Bela Negara dan Mal Park23 ini diikuti oleh karyawan dari Bali Security Leader, Harris Hotel, Swiss Bell Legian, Tijili, Laota Resturant, Boshe Entertainment, Candi beach, Crystal, Neo Hotel, Citadines Hotel, Radisson Blue, Discovery Shopping Mall dan Four Point. (Hidayat)