Nyepi di Bali, Jaringan Internet Pribadi Mati Selama 24 Jam

DENPASAR (Independensi.com) – Dalam perayaan Hari Nyepi Tahun Baru Caka 1940, yang jatuh pada Sabtu (17/3/2018), untuk sementara selama 24 jam, jaringan internet di Bali akan dimatikan.

I Nyoman Sujaya, Pembina Utama Madya Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bali, mengatakan awalnya wacana mematikan jaringan internet selama Nyepi di Bali adalah imbauan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). “Karena kewenangan ada di pusat, imbauan tersebut kami teruskan ke pusat dan sudah melaksanakan rapat di kementerian,” kata Nyoman, Jumat (16/3).

Pada rapat selanjutnya, diundang FKUB, Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), memutuskan untuk mendukung surat edaran untuk mematikan jaringan internet. Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemkominfo sudah mengeluarkan surat imbauan sejak 15 Maret 2018 ke semua operator.

Kemudian, lanjut Sujaya, jawaban yang diterima dari para operator, mereka mendukung untuk mematikan jaringan internet pribadi di ponsel.

“Memang dalam surat edaran Kemkominfo disebutkan semua operator diharapkan ikut mengambil langkah terkait dengan imbauan tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, pada sejumlah objek vital, seperti rumah rumah sakit, yang terkait keamanan, dan kebencanaan, jaringan internet tetap berjalan seperti biasa.