Ilustrasi. (Ist)

Selasa, IHSG Dibuka Melemah 27,20 Poin

JAKARTA (Independensi.com) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/3/2018), dibuka melemah sebesar 27,20 poin seiring minimnya sentimen positif yang beredar.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 27,20 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.262,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 6,38 poin (0,62 persen) menjadi 1.029,73.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa minimnya insentif positif di pasar keuangan kembali membayangi pergerakan saham global, termasuk IHSG.

“Pasar sedang fokus jelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 20-21 Maret 2018 ini. Meski investor telah mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed, tetapi investor cenderung berhati-hati,” kata Nico Omer.

Ia menambahkan bahwa investor juga sedang menanti pandanganBank Sentral AS atau The Fed tentang risiko perang dagang menyusul kebijakan proteksionis ekonomi Presiden AS Donald Trump.

“Perang dagang mendapat perhatian khusus pelaku pasar di dalam negeri. Pasalnya, hal itu bisa berdampak pada fluktuasi nilai tukar rupiah ke depannya,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2018 tidak akan setinggi periode sama tahun sebelumnya turut mempengaruhi pergerakan pasar saham.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 201,72 poin (0,94 persen) ke 21.279,18, indeks Hang Seng melemah 114,54 poin (0,36 persen) ke 31.399,21 dan Straits Times melemah 8,89 poin (0,25 persen) ke posisi 3.489,40. (ant)