Blue Tee Golf Club Gelar Halalbihalal

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Acara halalbihalal Blue Tee Golf Club pada 28/6/2018 lalu menjadi sebuah kenangan yang tidak akan terlupakan oleh Firman S Tjandra.

Pasalnya, momen halal bihalal yang berlangsung di Golf Course Permata Sentul tersebut, selain diisi dengan bermaikn golf bersama yang diikuti oleh 40 anggota Blue Tee juga dikaitkan dengan HUT Firman S Tjandra yang ke 70.

Om Ay, sapaan akrab Firman S Tjandra, memang pernah bernazar kalau dia berulangtahun yang ke 70 dia akan membuat acara bermain golf bersama anggota Blue Tee.

“Dari green fe sampai makan siang, semuanya Om Ay yang traktir,” kata Sekretaris Jendral Blue Tee Golf Club, Dian Mariyun, dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke IndependensI.com.

Masih kata Mas DM, demikian para wartawan menyapa Dian Mariyun, kenapa Om Ay sangat antusias ingin HUT-nya dirayakan di golf course, “karena Om Ay bilang ke saya bahwa selama 17 tahun bergabung di Blue Tee, Om Ay merasakan rasa persahabatannya dengan teman-teman Blue Tee sangat akrab,” kata Mas DM.

“Oleh karena itu, pada Kamis (28/6/2016) lalu saya buatkan acaranya di Permata Sentul Golf Course,” tambahnya.

Dalam momen yang sangat bersejarah bagi kehidupan Om Ay, teman-teman Blue Tee menghadiahi Om Ay karikatur dirinya.

Agaknya, seluruh anggota Blue Tee Golf Club yang periode ini berada di bawah pimpinan Agus Salim, sadar dan paham betul siapa Om Ay yang dalam kesehariannya — terutama saat lelaki berusia 70 tahun itu berada di tengah-tengah komunitasnya sebagai pegolf — bahwa Firman S Tjandra memang suka bergurau.

Sehingga, se-“beku” apa pun situasi dan kondisi yang ada pada saat itu, kalau Om Ay hadir suasananya akan kembali “cair” , mengalir dan… tentu saja sangat mengasyikkan!

Harus diakui bahwa acara apa pun, dengan thema apa pun, kalau yang menyelenggarakan perkumpulan golf Blue Tee, pasti ada sesuatu yang “unik”.

Dan, ke-“unik”-kan yang  terjadi pada halal bihalal kali ini adalah saat acara memasuki bagian akhir yakni doa. Agus Salim, sebagai Ketua Umum Blue Tee Golf Club, selain memberikan kata sambutan, juga yang memimpin doa sekaligus

Hal tersebut bukan faktor kebetulan atau karena Blue Tee tidak bisa menghadirkan pendoa dari luar komunitasnya. Sama sekali tidak!

Kenapa hal tersebut terjadi, karena anggota Blue Tee Golf Club tahu bahwa Ketua Umum mereka adalah seorang pendoa syafa’at yang sangat fasih. (Toto Prawoto)