Ir Satrio Pratomo Kembali Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pengarah LSP K3 Iccosh

JAKARTA (IndependensI.com) – Lembaga Sertifikasi Pekerja (LSP) K3 Iccosh menggelar rapat paripurna pemilihan ketua dewan pengarah baru di L” Avenue Building, Jakarta Selatan, Kamis, (25/7/2018).

LSP Iccosh sendiri adalah perangkat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melaksanakan uji kompetensi kepada pekerja sesuai amanat undang – undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Ir Satrio Pratomo Ketua Dewan Pengarah LSP K3 Iccosh periode 2012 – 2017 kembali terpilih untuk mengemban amanat tersebut 5 tahun kedepan setelah diputuskan melalui rapat paripurna.

Satrio Pratomo yang ditemui sesuai acara mengaku, bersyukur bisa kembali terpilih sebagai ketua dewan pengarah LSP K3 Iccosh untuk 5 tahun kedepan.

Dia pun berharap agar LSP K3 Iccosh di 5 tahun kepimpinannya kedepan dapat benar – benar menjadi partner dan mitra semua elemen ketenagakerjaan di Indonesia.

Ir Satrio Pratomo

“Harus menjadi patner yang dapat diandalkan serta terpercaya kepada semua pemangku kepentingan baik BNSP, pekerja, organisasi, Institusi pendiri dan pendukung yang bersifat melayani baik aktif maupun pasif,” ujar dia

Tak hanya itu, Satrio begitu ia disapa mengatakan, bahwa LSP K3 Iccosh harus dapa menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengakuan kompetensi, kualitas dan kemudahan untuk diakses oleh semua kalangan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif Ir. Ismed Somad juga menerima penghargaan dari Ketua Dewan Pengawas atas pengabdianya didalam tim eksekutif.

“Karena bagi saya secara pribadi ini bagian dari implementasi idealisme saya serta amal ibadah, sebagai berprofesi Ahli K3 Utama yg ikut memprakarsai berdirinya lembaga ini sejak awal,” ungkap Satrio.

Sementara itu Penasehat Utama dan Pendiri LSP K3 Iccosh, Hadi S. Topobroto mengatakan bahwa tantangan dunia sertifikasi semakin berat.

Meskipun, kata dia, saat ini koordinasi yang terbangun sudah sangat baik, sudah berkembang. Namun hal tersebut harus tetap harus ditingkatkan dan dikembangkan.

“Kemarin kita 2200 sertifikat sudah kami keluarkan, berbagai macam kompetensi. Ada ahli k3 muda, ahli k3 madya, utama, ada operator k3 migas, banyak lagi. Oleh sebab itu saya percaya penuh bahwa di bawah Pak Satrio lembaga ini akan mencapai kemajuan yang lebih besar lagi,” tandasnya.