Julen Lopetegui
Julen Lopetegui. (foto istimewa)

Lopetegui Tegaskan Madrid Kini Berlatih dan Bermain Seperti Tim yang Sesungguhnya

JAKARTA (IndependensI.com) – Kemudi Real Madrid yang kini dipegang Julen Lopetegui ternyata memberikan dampak positif.

Berkat sentuhan magis pelatih asal Spanyol itu, performa Los Blancos musim ini terus meningkat.

Madrid memutuskan memilih Lopetegui sebagai penerus Zinedine Zidane pada 12 Juni 2016. Penunjukan ini awalnya sempat menjadi perdebatan. Sebab nakhoda berusia 52 tahun itu belum pernah meraih gelar bergengsi. Pencapaian terbaik Lopetegui hanyalah membantu Negeri Matador melewati kualifikasi Piala Dunia 2018.

Cibiran terhadap mantan kiper Barcelona itu makin menguat lantaran membiarkan Madrid kalah 2-4 dari Atletico Madrid saat Piala Super Eropa. Namun, keraguan itu kini terpatahkan. Lopetegui membuktikan kapasitasnya dengan membantu Real Madrid meraih tiga kemenangan beruntun di Primera Liga musim ini.

Setelah menaklukkan Getafe (2-0) dan Girona (4-1), giliran Leganes dihabisi 4-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (2/9). Taktik yang diterapkan Lopetegui membuat permainan Madrid jauh lebih ofensif. Itu terlihat dari statistik. Pada laga kandang itu, Toni Kroos dkk mendikte lawan lewat passing akurat yang bahkan sampai menciptakan rekor tersendiri.

Madrid sukses melakukan 798 passing tepat sasaran saat melawan Leganes. Ini merupakan pencapaian belum pernah dibukukan Los Galacticos di kompetisi domestik sejak Opta mulai mengumpulkan data pada 1996.

Hanya sekali Madrid melebihi pencapaian itu, yakni saat melawan Kashima Antlers di final Piala Dunia Antar-Klub 2016. Selain memetik kemenangan 4-2 lewat perpanjangan waktu, mereka mampu membukukan 882 passing dengan tingkat kesuksesan mencapai 91,82%.

Artinya, tidak mengherankan jika Real Madrid menguasai jalannya pertandingan saat bentrok Leganes. Hebatnya lagi, Lopetegui juga bisa dengan cepat menghapus ketergantungan Madrid terhadap Cristiano Ronaldo. Memainkan formasi 4-3-3, Lopetegui memungkinkan Gareth Bale dan Karim Benzema leluasa mengoyak gawang Leganes.

Bale membuka pesta tuan rumah pada menit ke-17 setelah mendapat umpan Daniel Carvajal. Leganes memang dapat menyamakan kedudukan lewat penalti Guirdo Marcelo Carrillo (24). Namun di babak kedua, Madrid bisa unggul jauh berkat dua gol Benzema (48 dan 61).

Sergio Ramos menyudahi perlawanan tim tamu dari titik putih pada menit ke-66. “Kami sekarang mulai mengenal lebih baik. Kami berlatih lebih baik dan mulai bisa bermain seperti tim yang sesungguhnya. Mereka paham apa yang diharapkan fans. Mereka punya kemampuan untuk mewujudkannya,” ujar Lopetegui dilansir marca.

Dapat membukukan tiga kemenangan berturut-turut dan melesakan 10 gol di Primera Liga, membuat Lopetegui optimistis Madrid bisa bersaing meraih gelar juara. Sebab tetap tajam tanpa adanya Ronaldo menunjukkan kalau Real Madrid memiliki lini depan mumpuni. Itu benar adanya.

Pemain Madrid bisa mengusai daftar top skor sementara. Benzema berada di puncak dengan torehan empat gol, sedangkan Bale berada di bawahnya tertinggal satu gol. Menariknya, Ramos juga bisa menyumbang dua gol yang semuanya lewat titik putih. Karena itu pula Lopetegui terus mendukung para algojonya agar terus mendulang gol, salah satunya kepada Benzema.

Lopetegui yakin penyerang asal Prancis itu akan mampu mencetak 30 sampai 40 gol dalam satu musim seperti yang dilakukan Ronaldo. Indikasi awalnya, Benzema mampu melampaui rekor Ronaldo yang bisa membobol gawang 32 tim berbeda di Primera Liga. Sekarang Benzema sudah mencetak 131 gol ketika melawan 33 tim berbeda di ajang lokal.

“Kenapa tidak? Mungkin saja dia bisa menutup musim ini dengan mencetak 30 atau 40 gol. Benzema adalah pemain hebat,” tutur Lopetegui.

Kemenangan ini sekaligus jadi debut manis bagi Thibaut Courtois. Walau terasa hambar karena gagal mencatat cleansheet, kiper asal Belgia itu senang karena bisa memulai kiprahnya bersama Real Madrid. Ini diyakini menjadi akhir dari Keylor Navas yang selama ini menjadi pilihan utama.

“Pelatih memberitahukan saya akan bermain sejak beberapa hari lalu. Saya sangat senang mendengarnya. Kami memang bersaing dan ingin menunjukkan yang terbaik,” kata Courtois.(exe/ist)