Acara Talkshow penerapan Cashless Payment Service Polres Metro Bekasi Kota. (humas)

Polres Metro Bekasi Kota Gandeng  Perusahaan  Terapkan Cashless Payment Service

Loading

  1. BEKASI (IndependensI.com)- Guna mempermudah pelayanan publik dan cegah korupsi, Polres Metro Bekasi Kota gelar acara Talkshow penerapan Cashless Payment Service dan menggaet tiga perusahaan besar yakni T-Cash yang langsung di bawah Provider Telkomsel, Go Pay di bawah naungan Go-Jek, dan Bank BRI terkait pembayaran non tunai.  Kerjasama ink diapresiasi Wali Kota Bekasi, Rahmarlt Effendi.Saat acara pada Jumat (2/11/2018), hadir Deputi Informasi Birokasi Kemenpan RB, Muhammad Yusuf AT, Dandim 05/07 Bekasi, Pj Sekda Kota Bekasi, Widodo Indrianto, dan segenap jajaran Pemerintah Kota Bekasi.

    Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes  Indarto mengutarakan bahwa  ini adalah Pilot Project Polres bebas korupsi yang sejak Januari 2018 lakukan pembenahan inovasi dan juga banyak merubah mindset kerja dari yang sikapnya glamor menjadi sederhana, sepele menjadi seriua, pelayanan yang kumuh kita ubah lebih baik, metode yang sulit kita permudah.

    “Pelayanan subtansial bukan sekedar formal, maka dari itu kita ubah mindset kerjanya, itu saran dari Kemenpan RB, ujar Indarto.

    Ia  menerangkan mengenai manajemen media, yang dikatakan pada zaman sekarang jika publik tidak tahu itu tidak akan terlihat. Media sosiallah peran sekarang yang bisa menunjukan kepada publik untuk mengengetahui informasi yang kita buat,  bahkan pengaduan-pengaduan masyarakat sekarang lebih cepat melalui media sosial hampir 80 persen keluhan dan juga komentar komentar psoitif bisa kita rasakan di media sosial.

    “Penerapan non cash ini sebenernya pemikiran dari kami dan tim pertama, tetapi di dahulukan oleh Gresik dan Bojonegoro, kami launching juga akgirnya di Kota Bekasi, harapannya semoga warga Kota Bekasi bisa menyesuaikan terkait non cash, dan dukung kami dalam pencegahan korupsi melalui calo calo yang ada,” tegasnya.

    Wali Kota Bekasi,  Rahmat Effendi menpresiasi atas penerapan tersebut. Ia  mengatakan bahwa Polres Metro Bekasi Kita kni lebih maju selangkah dari Pemerintah Kota Bekasi, terkait dapatnya WBK, akan tetapi sinegritas dan koordinasi tetap kita jalani bersama, seperti pelayanan pelayanan yang kita jalin di Mall Pelayanan Publik.

    Saat ini katanya,, Kota Bekasi sudah ada tiga Mal Pelayanan Publik di Bekasi Junction (eks pasar proyek),  Atrium Pondok Gede, dan akan segera launching di Plaza Cibubur Jatisampurna. Kedepannya akan ada di Bantargebang dan Harapan Indah.

    “Semua kami jalani baik sinegritas dan koordinasi dengan Polres dan Forkominda lainnya. Itu semata untuk warga atas pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat. Bantu kami untuk eratkan sinegritas dengan pihak lainnya, untuk menciptakan Visi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan” papar Rahmat Effendi.

    Juga disampaikan, apresiasi kembali oleh Wali Kota Bekasi terhadap Kapolres Metro Bekasi Kota yang telah siap siaga melayani warga Kota Bekasi untuk 24 jam selama 7 hari pembuatan SIM, SKCK dan pelayanan lainnya yang telah di buka di Polres. Ini merupakan satu sinergitas penuh terhadap masyarakat.

    “Hanya di Kota Bekasi, Polres yang mengasakan seperti ini. Kapolrestro Bekasi Kota juga menyatakan seperti itu dan baru Polrestabes Surabaya sudah memulai pelayanan seperti di Kota Bekasi, akan tetapi hanya sampai jam 22.00 WIB,” ujarnya.

    Rahmat  berharap  pelayanan untuk masyarakat Kota Bekasi harus dipercepat.(jonder sihotang)