Asep Irama, Siswa SMP Negeri 4 Peranap

Ijazah SMP Asep Tak Diserahkan Karena Belum Bayar Uang Les

RENGAT (Independensi) –  Asep Irama siswa dinyatakan lulus dari SMP Negeri 4 Tahun Ajaran 2018 di Desa Sei Ubo, Pauranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu – Riau, hingga kini tidak bisa mengambil ijazah karena uang les belum dibayar orang tua Asep.

“Ijazah saya belum diserahkan walikelas Pak, karena Ayah saya tidak mampu untuk melunasinya.Saya pengen sekolah lagi dan aku bercita-cita jadi ABRI,” ujar Asep kepada Independensi.com di Rengat, Kamis (15/11/2018).

Orangtua Asep, Abdullah, juga mengakui bahwa Ijazah Asep belum diserahkan walikelas, pasalnya belum ada uang untuk membayar uang les.

“Ijazah Asep belum diambil karena belum ada uang. ya bagaimanalah saya gak mampu menyekolahkan anak untuk SMA dan menebus Ijazah pun gak ada uang,” keluhnya.

Ibu Monalisa guru walikelas Asep mengakui bahwa ijazah masih belum diawrahkan karena belum melunasi tunggakan uang les dan uang tunggakan lainnya, estimasinya Rp. 646.000 (enam ratus empat puluh enam ribu rupiah)

“Ya benar ijazah Asep masih belum diserahkan karena Asep belum belum membayar tunggakan uang les diperkirakan Rp. 646.000” ujarnya

Ketika ditanya pada Monalisa, jikalau orangtua Asep tidak mampu membayar, apakah ijazah Asep tidak diserahkan? Namun wali kelas ini membantah kalau uang orangtua Asep tidak punya uang.

Itu kewajiban harus dibayar dan itu sudah hasil rapat komite sekolah. “Mosok uang orangtua Asep gak ada uang? Kalau bisa dibayarlah. Kami dari pihak sekolah tidak mempersulit, namun harus membayar hak dan kewajiban. Coba saya tanya Bapak kalau Bapak punya utang harus dibayar kan?,” kata Monalisa.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Peranap, Anik Ernawati, SPd ketika dikonfirmasi, mengakui ijazah Asep masih belum diambil dan berjanji akan menyerahkan ijazah itu tanpa membayar uang tunggakan.

Benar ijazah Asep masih disekolah, suruhlah orangtua Asep mengambil ijazah itu ya pak hari Sabtu atau hari Senin tanpa harus membayar uang les” ujar Anik Ernawati,  Kamis (15/1/2018). (Mangasa Situmorang)