Iklan Kampanye Terbuka di TV Telan Biaya Rp 602,98 Miliar

Loading

JAKARTA (IndependensI.com)  – Masa kampanye terbuka pemilu serentak 2019 yang berlangsung selama 21 hari, dari kegiatan kampanye tersebut biaya belanja iklan di televisi (Tv) tercatat mencapai lebih dari Rp 600 miliar.

Berdasarkan laporan PT Sigi Kaca Pariwara, seperti dikutip Selasa (16/4/2019), dari 13 TV nasional ada sebanyak 14.234 iklan kampanye yang ditayangkan. Nilainya pun mencapai Rp 602,98 miliar.

“Data Adstensity ini menghitung iklan-iklan televisi di dalam jeda iklan (commercial break) dan tidak menghitung apabila ada iklan televisi yang dibuat dalam bentuk atau bagian dari sebuah program acara khusus,” ujarnya CEO PT Sigi Kaca Pariwara A Sapto Anggoro dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/2019).

Selain itu, hasil monitoring juga menunjukkan iklan yang paling banyak muncul di TV dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebanyak 1.277 iklan dengan nilai Rp 42,84 miliar. Hanya saja, untuk nilai iklan diduduki oleh Partai Perindo dengan nilai Rp 82,73 miliar.

“Pebelanja iklan televisi pada kategori partai politik ditempati oleh Partai Perindo dengan nilai Rp 82,73 miliar. Dari sisi jumlah iklan, Perindo berada pada posisi ke-2 setelah PSI, yaitu 1.220 iklan,” ungkap dia.

Kemudian, partai dengan belanja iklan terbanyak ditempati oleh Golkar dengan 659 iklan dengan nilai sebesar Rp 35,46 miliar. Selanjutnya, adalah partai Garuda dengan iklan sebanyak 551 iklan, Partai Kebangkitan Bangsa dengan 532 iklan, dan Partai Demokrat sebanyak 528 iklan.

“Posisi ke-9 dan ke-10 ditempati oleh PDI Perjuangan dengan 522 iklan dan PAN dengan 424 iklan,” jelasnya.

Terakhir, ditempati oleh Partai Gerindra dengan iklan sebanyak 200 atau nilainya setara dengan Rp 7,71 miliar. Sementara itu, untuk kategori Capres-Cawapres pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin dengan belanja iklan sebanyak 2.031 atau setara dengan Rp 89,27 miliar. Sementara itu, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 1.467 iklan senilai Rp 76,09 miliar. (dny)