Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani  : Kualitas Pendidikan di Indonesia Masih Sangat Rendah

Loading

JAKARTA (IndependensI.com)  – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kualitas pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran yang cukup besar agar dunia pendidikan mengalami kemajuan.

Bahkan, lanjut Sri, sejak tahun 2009 pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar 20 persen dari APBN untuk dana pendidikan. “Pendidikan mendapatkan alokasi tertinggi dalam APBN yang diamanatkan oleh konstitusi sebesar 20 persen. Namun kami mengakui masih lemahnya kualitas dari pendidikan tersebut,” ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Sri mulyani mengatakan, dana pendidikan yang telah disalurkan selama ini sangat rendah akuntabilitasnya. Sehingga, sering kali dana yang sudah disebar justru tidak menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Padahal pendidikan adalah kunci menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing.

“Pengeluaran untuk guru, gaji, serta sertifikasi juga operasional sekolah, kadang tidak sesuai dengan performanya. Pengeluaran untuk pendidikan meningkat sangat drastis dalam 10 tahun terakhir namun tidak begitu terlihat peningkatan kualitasnya,” jelasnya.

Untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan, pihaknya bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya mencari cara efektif agar uang yang dialokasikan tepat sasaran. Dalam rangka menyukseskan hal ini, pemerintah juga akan menggandeng pemerintah daerah.

“Ini tidak hanya soal jumlah uangnya, tetapi bagaimana Anda menggunakan uang tersebut dan kebijakan yang menaunginya sehingga ada hasil yang efektif. Perlu peran pemerintah pusat dan daerah untuk meriview mengenai dana pendidikan ini,” imbuhnya. (dan)