Reven Is Odd dan Dove Kerja Bareng Untuķ Tingkatkan Percaya Diri

JAKARTA (Independensi.com) – Reven Is Odd menyelenggarakan pameran seni pertamanya dengan konsep Art Installation yaitu Raven Is Odd – Art Exhibition.

Berkolaborasi dengan Dove Deodorant dalam campaign #ShaveandShine, akan diselenggarakan di ColorInc, Pacific selama 3 bulan yang dimulai pada tanggal 7 November 2019 – 6 Februari 2020

Untuk diketahui, Raven Is Odd merupakan multi-platform company yang bergerak di industri kreatif yang berhubungan dengan gaya hidup.

Raven Is Odd memulai bisnisnya dari industri fashion, kemudian seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan tren positif terhadap industri kreatif maka Raven Is Odd mulai merespon tren tersebut dengan mempersembahkan pameran seni pertamanya yaitu Raven Is Odd – Art Exhibition.

Raven is Odd – Art Exhibtion mengangkat tema isu seputar kehidupan yang mulai marak diperbincangkan dewasa ini yaitu Mental Health Issues.

Dalam Raven Is Odd – Art Exhibtion ini merepresentasikan beberapa mental health conditions dari sudut pandang yang berbeda yang dikemas dengan konsep Art Installation sehingga menjadi spot yang instagramable untuk pengunjung.

Kolaborasi ini lahir dari persamaan visi Raven Is Odd dan Dove untuk mengajak kita semua untuk percaya diri dan terus berusaha untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri.

Raven Is Odd berharap dengan karyanya yang berkolaborasi dengan Dove ini akan menciptakan antusias dan kesadaran yang tinggi, bahwa kesehatan mental itu sangatlah penting.

“Kami akan terus menyampaikan pesan positif kepada teman teman diluar sana dengan membawakan isu dan konsep karya dengan inovasi yang berbeda” ujar Ririnu Yuka, Managing Director Raven Is Odd.

Anggya Kumala selaku Senior Brand Manager Dove Deodorant menjelaskan bahwa “Dove percaya, semua wanita memiliki hak untuk merasa bahagia dan nyaman dengan tubuh mereka.

Sejak 2004, Dove telah menyuarakan isu tentang kepercayaan diri terhadap tubuh melalui representasi wanita yang dikemas dengan pesan positif dalam setiap iklan Dove.

Dengan menjalankan Program Dove Self Esteem bagi para perempuan untuk memperluas definisi tentang kecantikan. Kami berharap melalui kolaborasi art installation bersama Raven Is Odd, kami dapat menggaungkan pesan positif ini dengan lebih luas lagi” kata Anggaya.

Berangkat dari misi tersebut, Dove membuat penelitian yang bertujuan untuk memahami persepsi wanita tentang ketiak dari sudut pandang pribadi dan sosial.

Penelitian ini juga untuk memahami masalah ketiak bagi wanita dan sejauh mana ini berdampak pada kehidupan mereka.

Hasil penelitian menunjukan bahwa: di balik kekhawatiran dan ketidakpuasan wanita terhadap ketiak mereka, juga ada ketakutan akan penilaian orang lain terhadap diri sendiri karena tidak atau belum “menyentuh” standar ketiak feminin  yang ideal yaitu tidak berbau, memiliki warna kulit yang sama seperti bagian tubuh lainnya, tidak berambut dan halus. (hpr)