Bupati Rokan Hilir, Suyatno

Bupati Rokan Hilir Positif Corona

PEKANBARU (Independensi.com) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliarni Nazir menjelaskan, adanya penambahan pasien covid 19 sebanyak 106 kasus baru pada hari ini Kamis (3/9) di Provinsi Riau.

Dan untuk pertama kalinya, kepala daerah di Riau di rilis positif terkonfirmasi virus corona, yaitu Bupati Rokan Hilir tuan Suyatno. Dalam rilis tertulis pasien nomor 2.015 terkonfirmasi covid 19 adalah tuan Suyatno (61) warga Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Sedangkan di Kabupaten Kampar, beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terpaksa ditutup karena beberapa tenaga kesehatan terkonfirmasi positif corona.

Menurut Mimi, berdasarkan keterangan yang diperolehnya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rohil, Riau, kondisi Suyatno baik dan tidak dirawat di rumah sakit. Untuk sementara beliau itu melakukan isolasi mandiri, namun kita lihat nanti perkembangannya mengingat usia beliau-kan sudah diatas 60 tahun.

Sebelumnya Kabupaten Rokan Hilir satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang masih status zone hijau. Setelah diketahui bahwa Suyatno Bupati Rokan Hilir terkonfirmasi positif corona, maka ini kasus pertama kepala daerah di Riau tertular covid 19,” ujar Mimi.

Akibat pertambahan tersebut, total pasien corona saat ini di Provinsi Riau menjadi 2.030 kasus. Dari jumlah tersebut pada hari ini ada 10 pasien dinyatakan sembuh, namun hari ini diketahui 1 orang pasien meninggal dunia.

Sedangkan yang melakukan isolasi mandiri 532 orang, rawat di rumah sakit 433 orang dan yang sudah sembuh 1-039 orang. Sementara yang meninggal ke-seluruhannya menjadi 36 orang. Hal itu disampaikan Mimi Yuliarni Nazir kepada sejumlah wartawan dalam jumpa pers Kamis, (3/9) sore di Pekanbaru.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudi mengatakan, pelayanan kesehatan di beberapa Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) yang ada di Kabupaten Kampar, Riau untuk sementara terpaksa ditutup.

Hal itu disebabkan adanya beberapa tenaga kesehatan yang diketahui terkonfirmasi positif virus corona atau covid 19. Adapun Puskesmas yang ditutup sementara adalah Puskesmas Siak Hulu I, Puskesmas Kampar, Puskesmas Bangkinang, Puskesmas Kampar Kiri, Puskesmas Kampar Utara dan Puskesmas XIII Koto Kampar.

Terkait Bupati Rokan Hilir tuan S yang terkonfirmasi positif covid 19 yang seyogianya akan kembali mendaftar bersama pasangannya Jamiludin ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hilir pada hari Jumat (4/9/2020), Nugroho Noto Susanto Komisioner KPU Riau menjelaskan, bila ada bakal pasangan calon (Bapaslon) yang diketahui positif covid, maka pendaftaran diterima tanpa kehadiran yang bersangkutan dengan menggunakan vidio call.

“Pendaftaran bisa dilakukan secara virtual sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” kata Nugroho.

Lebih lanjut Nugroho menjelaskan, ada beberapa langkah bakal pasangan calon yang terinfeksi covid 19 dalam pelaksanaan tahapan Pilkada. Seperti saat melakukan pemeriksaan kesehatannya, boleh ditunda sampai selesai masa isolasi dan tes swab yang bersangkutan dengan hasil negatif.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan, penelitian dokumen paling lambat 20 hari sejak pemeriksaan kesehatan.

Jika ada bakal pasangan calon positif covid 19 yang sudah tentu berdampak pada perubahan jadwal tahapan pencalonan, maka akan dibuat perubahan jadwal khusus bagi pasangan calon yang positif covid 19.

Sementara bagi bakal pasangan calon yang negatif, agar tetap mengikuti jadwal tahapan pencalonan sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020. “Membuat jadwal baru itu KPU dalam bentuk surat keputusan (SK),” ujar Nugroho. (Maurit Simanungkalit)