Menteri Basuki menekan tombol sirene dimulainya pembangunan jalan akses tol Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Meresmikan Ground Breaking Pembangunan Jalan Tol Akses BIJB

CIREBON (Independensi.com) -Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Senin (07/09), Meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan jalan tol akses Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat (BIJB).

Menteri Basuki dalam sambutannya mengatakan, memberikan apresiasi kepada group Astra karena ditengah pandemi Covid 19 tetap bersemangat untuk berinvestasi dan membangun.

Menteri Basuki dalam kesempatan tersebut mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan meningkatkan kedisiplinan untuk memakai masker, selalu mencuci tangan, menjaga jarak, agar tidak terjadi klaster baru dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Proyek jalan tol akses Bandara Internasional Kertajati ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kementerian PUPR yang sduah direncanakan sejak Mei 2017 merupakan penambahan lingkup jalan Tol Cipali. Nantinya jalan tol akses BIJB Kertajati akan terkoneksi dengan Jalan Tol Cisumdawu ( Cileunyi-Sumedang-Dawuan) yang menghubungkan Kota Bandung dan wilayah sekitarnya.

Sementara Djap Tet Ga Presiden Direktur group Astra Infra dalam sambutannya mengatakan, “Pembangunan tol akses Bandara Internasional Kertajati yang menghubungkan langsung dengan jalan Tol Cipali menuju BIJB Kertajati akan semakin mempermudah koneksi iyaa yang tentunya akan memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar. Pembangunan tol akses Bandara Internasional Kertajati ini juga melengkapi keberadaan BIJB Kertajati, yang merupakan kebanggaan Jawa Barat dan Majalengka pada khususnya. Kontribusi Astra Infra dalam pembangunan tol akses Bandara ini akan menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bentuk perwujudan filosofi Astra, yaitu menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara”

Proyek pembangunan jalan tol akses Bandara ini dilakukan oleh project manajemen consultan Astra Infra Solutions beserta kontraktor pelaksana PT Acset Indonusa TBK dan PT Pembangunan Perumahan ( Persero) TBK dengan konsultan supervisi PT Mitrapacific Consulindo Internasional dan konsultan pengendali mutu independen PT Eskapindo Matra. Jalan tol akses BIJB Kertajati terkoneksi dengan Jalan Tol Cikopo – Palimanan yang dimulai dari KM 158+700 dengan panjang jalan sekitar 3,7km, dengan lebar jalur 3,6 meter yang memiliki jumlah 4 lajur untuk 2 arah.

“Proses pekerjaan pembangunan jalan akses BIJB Kertajati ini diprediksi akan rampung selama 12 bulan sehingga akan mulai beroperasi bulan November 2021. Namun diharapkan pada bulan Juli 2021 dapat digunakan untuk uji coba dan laik operasi oleh Kementerian PUPR untuk keberangkatan jemaah haji provinsi Jawa Barat yang berpusat di BIJB Kertajati, jelas Firdaus Aziz, Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (Astra Tol Cipali)

Proyek pembangunan jalan tol akse BIJB Kertajati menelan biaya 692 milyar didukung oleh Kreditur Sindikasi dipimpin oleh Bank Central Asia ( BCA) TBK dengan anggota PT Sarana Multi Finance, BPD Jabar dan Banten, Bank DKI dan Bank ICBC Indonesia. Dengan dukungan dan sinergi yang baik dari Pemerintah maupun pihak yang terkait, diharapkan pembangunan akses BIJB Kertajati berjalan lancar dan tepat waktu. (wst)