Sejumlah remaja mengikuti latihan pencak silat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Timur. Latihan dipimpin oleh prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 200/BN.

Satgas Pamtas Ikut Lestarkan Pencak Silat

LONG BAGUN (IndependensI.com) – Dalam rangka mengasah kemampuan beladiri sekaligus menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat perbatasan, prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 200/BN melaksanakan Latihan Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) secara rutin. Latihan bertempat di lapangan sepakbola Desa Batu Majang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Praka Dony Arianto dan Pratu Ivan dipercaya memimpin latihan yang positif buat warga sekitar, terutama pemuda dan pemudinya. Latihan pencak silat ini membantu menghindarkan mereka dari hal-hal negatif.

“Saya mengapresiasi kegiatan seni bela diri ini dan saya bangga kepada prajurit yang mampu mengusai teknik ini serta dapat melatihkannya kepada pemuda di perbatasan,” kata Komandan Satgas Pamtas RI-MLY Yonif Raider 200/BN Mayor Inf Andy Irawan dalam keterangan yang diterima IndependensI.com, Jumat (20/11/2020).

Pencak silat PSHT merupakan beladiri warisan budaya bangsa yang berdiri pada 1922 dan termasuk beladiri pencak silat tertua di Indonesia yang berpusatkan di Kota Madiun.