Pemerintah Fokus Bangun Industri Halal untuk Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah

JAKARTA (IndependensI.com) –  Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, sudah semestinya Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi syariah dan menjadi pusat produsen produk halal dunia. Oleh karenanya, potensi ini harus dioptimalkan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin meyakini ekosistem syariah berkesinambungan perlu dibangun. “Agar ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang baik secara nasional maupun global,” kata Ma’ruf dalam program Economic Challenges Special Ramadan yang dilakukan secara virtual, melalui keterangan pers diterima, Rabu (14/4/2021).

Dia menjelaskan, ekosistem akan dibangun melalui industri halal, sistem keuangannya dan para pelaku usaha muslimnya. Tugas ke depan, adalah dengan mengembangkan baik di pasar Indonesia dan pasar global melalui empat strategi.

Strategi pertama, adalah dengan pembangunan kawasan industri halal atau Halal Industrial Park (HIP). Kedua, melalui penggabungan tiga bank syariah milik negara menjadi Bank Syariah Indonesia.

“Strategi ketiga, adalah dengan melakukan optimalisasi pengelolaan dana sosial, terakhir, dengan mendirikan pusat-pusat pelatihan dan pengembangan bagi para pelaku bisnis syariah,” jelas Ma’ruf.

Ma’ruf menambahkan, pemerintah saat ini juga tengah berperan dengan melakukan strategi kolaborasi antar organisasi dengan pemangku kepentingan yang memiliki kendali untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah.

“Semua pemangku kepentingan ini menjadi satu-satu kesatuan yang saya katakan sifatnya collaborative work ya, kerja kolaborasi yang semuanya bekerja bersama-sama memajukan ekonomi dan keuangan syariah,” urainya.

Terakhir, dia menegaskan bahwa seluruh strategi yang sudah diterapkan oleh pemerintah ini baru akan berjalan baik apabila ada partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait. “Jadi saya mengimbau agar masyarakat dan seluruh jajaran memberikan kontribusi aktifnya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *