Foto : Ikan Bandeng pemenang kontes Bandeng Kawak

Miliki Ikan Bandeng Seberat 13,1 Kilogram, Petambak Pangkahwetan Dapat Hadiah Rp 30 Juta

Loading

GRESIK (independensi.com) – Ikan Bandeng berbobot 13,1 kilogram, menjadi pemenang juara pertama dalam Kontes Bandeng Kawak (jumbo) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur, di Kawasan Wisata Heritage Bandar Grisse. 

Ikan tersebut merupakan hasil budidaya Syaifullah Mahdi, seorang petambak yang juga menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Menurut Syaifullah Mahdi, ikan bandeng miliknya menjadi juara pertama usai mengalahkan kompetitor lainnya. Sebab berat ikan hasil budidayanya itu, paling jumbo (besar).

“Ikan ini hasil budidaya bandeng di tambak milik saya dan Alhamdulillah bisa kembali juara. Sebab tahun lalu ikan saya juga menjadi juara di kontes Bandeng Kawak,” ujarnya usai menerima hadiah Rp 30 Juta dari Pemkab Gresik, Senin (8/4) malam.

Dalam kontes itu, ikan bandeng terberat kedua (juara kedua) dengan berat 11 kg diraih Asikin petambak yang juga berasal dari Desa Pangkahwetan dan berhak meraih hadiah Rp 25 juta.

Sedangkan, juara ketiga diraih Zainul Abidin, petambak Desa Watuagung, Kecamatan Bungah yang memiliki bandeng seberat 8 kg dan berhak mendapat hadiah uang Rp 20 juta.

Keberhasilan dua petambak asal Desa Pangkahwetan ini semakin menegaskan bahwa Desa Pangkahwetan sebagai Kampung Bandeng. Seperti, yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Sementara, Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono mengapresiasi event rutin tahunan yang digelar Pemkab Gresik. Karena memberikan dampak positif, pada perekonomian masyarakat dan juga pariwisata.

“Ini budaya yang baik dan perlu dilestarikan, hingga nantinya kontes bandeng ini bisa dibawa ke level Nasional bahkan Internasional,” tuturnya.

“Baru pertama kali saya melihat bandeng sebesar ini, Gak ngerti makannya apa kok bisa besar sekali,” ucapnya usai secara simbolik menyerahkan hadiah kepada para pemenang Kontes Bandeng Kawak.

Pada kesempatan itu, Andhy juga mengamini apa yang disampaikan Bupati Gresik bahwa Gresik ya bandeng, bandeng ya Gresik.

“27 persen produk bandeng di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Gresik, jadi yang penting budayanya perlu dilestarikan dan terus dikembangkan,” tandasnya.

Untuk diketahui, bahwa Kontes Bandeng Kawak merupakan acara rutin setahun sekali digelar Pemkab Gresik. Setiap menjelang hari raya Idul Fitri atau menjelang hari terakhir bulan suci Ramadan.

Usai kontes, Pj Gubenur Jatim bersama Bupati Gresik beserta jajarannya langsung meninjau stand penjual ikan bandeng. (Mor)