Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat menerima aliansi buruh menyampaikan aspirasi. (humas)

Minta Aturan Rugikan Buruh Dihapus: Aliansi Buruh Temui Pj Bupati  Bekasi

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Guna memperjuangkan hak-haknya, Aliansi Serikat pekerja industri Kabupaten Bekasi menjumpai Penjabat Bupati Dani Ramdan  kemarin. Dalam pertemuan  Dani  didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Edi Rochyadi.

Mereka yang menamakan diri Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM), terdiri dari puluhan serikat pekerja industri Kabupaten Bekasi. Kepada Bupati  Aliansi Buruh menyampaikan aspirasi mereka terkait nasib buruh industri.

Para buruh menyampaikan kepada Dani, agar  mencabut PP 21 tahun 2024 tentang Tapera, Omnibus Law, outsourcing dan tolak upah murah.  Mereka juga minta penegakkan Perda Nomor . 4 tahun 2016 dan segera bangun Gedung PHI.

Pada dasarnya   Pemkab  Bekasi memahami sekaligus mendukung aspirasi  para buruh. Terkait Tapera, Pemekab Bekasi akan melayangkan rekomendasi kepada pemerintah pusat sesuai tuntutan pekerja, agar ditinjau ulang.

Kedepan ujar Dani, Pemerintahannya akan menawarkan perumahan khusus buruh yang ada di kawasan, guna membangun rumah susun sewa (Rusunawa) maupun Rusunami (Rumah susun milik).

Terkait  pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) sebagai pengadilan khusus  di lingkungan peradilan umum yang berwenang mengadili dan memberi putusan  perselisihan hubungan industril, Pemkab  Bekasi sudah menyiapkannya, tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat. (jonder sihotang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *