![]()
BEKASI (IndependensI.com)- Guna meningkatkan toleransi di Kota Bekasi,
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat bekerjasama Kesbangpol Pemkot Bekasi, menggelar sosialisasi Majelis Umat Beragama (MUB), kemarin.
Para pengurus MUB tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi, hadir sebagai peserta. Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan kerja MUB kecamatan dan kelurahan se- Kota Bekasi dalam rangka Kota Bekasi menjadi kota toleransi no 1 se- Indonesia”
Sosialisasi dihadiri Ketua FKUB Abdul Manan beserta jajaran, Kepala Kesbangpol Kota Bekasi Nesan Sujana serta perwakilan dari Kejaksaan.
Keberadaan MUB bertujuan agar bersinergi dengan Camat dan lurah untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan ditingkat wilayah setempat, kata Kepala Kesbangpol Nesan Sujana.
Pemerintah katanya, terus merajut keharmonisan dan terus menggaungkan toleransi untuk mewujudkan kota yang damai. Kemudian, menjaga harmonisasi dari tingkat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga masyarakatnya.
Tahun 2024 ini, diharapkan Kota Bekasi menjadi ‘ Kota Toleransi” pertama, karena semua elemen terus merajut menjaga keharmonisan dan saling menghormati diantara penduduk yang beragam suku, agama dan ras
MUB dibentuk memiliki tugas penting di masyarakat yakni dalam hal mengenal budaya, kultur, dan sosial. Juga berfungsi dalam pencegahan dini terhadap konflik- konflik yang terjadi di wilayah.
Kemudian,, membantu tugas camat dan lurah dalam mengkoordinasikan terciptanya hubungan yang harmonis antar umat beragama di wilayahnya.
Ketua FKUB Abdul Manan menyampaikan Kota Bekasi merupakan kota yang heterogen. Maka pemerintah terus memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pemeluk agama yang ada. Menjaga keharmonisan sesama anak bangsa.
Menjaga lingkungan sekitar agar aman dan nyaman dibutuhkan kesadaran tinggi dari semua elemen dan warga masyarakat. (jonder sihotang)

