Jalan sehat lintas agama di Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan FKUB

FKUB Kabupaten Bekasi Selenggarakan Jalan Sehat  Lintas Agama

Loading

BEKASI (IndepensensI.com)- Penduduk Kabupaten Bekasi, Jawa Barat saat ini tercatat sekitar 3,2 juta jiwa.  Mereka terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. bahasa dan budaya pun berbeda-beda.

Tapi keberagaman di daerah ini benar-benar terjaga, saling toleran dan menghormati. Keberagaman dengan penuh kekeluargaan, terajut dengan baik.

Hidup berdampingan antar sesama, bukti bahwa Kabupaten Bekasi menjadi daerah sangat toleran ditengah keberagaman suku, ras dan agama.

Hal itu dibuktikan dengan acara jalan sehat lintas agama yang digelar di Kawasan Jababeka, Cikarang Timur.  Penyelenggaranya, dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat, kemarin.

Panitia dari FKUB menyepakati  tema  acara  adalah “Keberagaman, Kerukunan adalah Kekuatan untuk Bangkit Maju Sejahtera”,

Asep Surya Atmaja selaku Wakil Bupati Bekasi mewakili pemerintah daerah, hadir pada jalan sehat tersebut.

Ini menjadi contoh konkret  warga Kabupaten Bekasi  hidup rukun dan damai di tengah keberagaman, kata Asep

Acara jalan sehat yang diikuti ribuan peserta ujar  Sekretaris FKUB Kabupaten Bekasi, KH. Habibi Somad, terlaksana atas dukungan Pemkab Bekasi dan semua tokoh agama

Jadi dengan kegiatan ini, apa yang disebut intoleransi di Kabupaten Bekasi tidak benar, tegas Somad.

Acara ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat arti  pentingnya hidup bertoleransi.

Ia menjelaskan,  FKUB setempat sedang mengawal rencana pembangunan enam rumah ibadah di satu kawasan. Nantinya di atas lahan 10.000 meter persegi,  akan dibangun rumah ibadah  di atas lahan fasilitas sosial. Fasos tersebut diserahkan Jababeka kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jalan sehat lintas agama ini, diapresiasi Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Perwakikan kedua lembaga tersebut, hadir pada acara jalan sehat lintas agama tersebut, katanya. (jonder Sihotang)

About The Author