Pembahasan penanggulangan penyakit TBC di Kemendagri

Jabar Tertinggi di Indonesia: Bahas Penyakit TBC, Wakil Bupati Bekasi Hadir di Kemendagri

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Warga Kabupaten Bekasi, merupakan tertinggi penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) se Jawa Barat. Data tahun 2024, jumlah TBC di daerah ini tercatat 14.632 kasus.

Di tahun yang sama, Provinsi Jawa Barat, tertinggi kasus TBC di Indonesia. Tercatat ada 103.485 kasus penderita.

Terkait kasus ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen mengatasi masalah ini. Bahkan telah membentuk Tim Pengelola dan Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB).

Karena TBC merupakan isu kesehatan serius, Wakil Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja pun menghadiri kegiatan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Penanggulangan TBC di Kementerian Dalam Negeri, kemarin

Pembahasan dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Hadir juga delapan gubernur. Diagendakan langkah penting menuju Indonesia bebas TBC 2030.

Terungkap saat itu, Indonesia ternyata
urutan kedua kasus TBC di dunia setelah India.

Saat itu Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melaporkan pihaknya sudah melakukan penanganan TBC dengan terbentuknya tim penanggulangan.

Asep menyebut kendala utama kasus TBC karena pasien tidak menuntaskan pengobatan. Padahal, pengobatan harus dijalani sampai sembuh dan tidak menularkan kepada orang lain.

Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat ikut berkontribusi dalam pencapaian target eliminasi TBC nasional tahun 2030, katanya

Bahkan, kini Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi percontohan secara nasional terkait penanganan dan pemberantasan TBC.

Pencanangannya oleh Kementerian Kesehatan RI di Kabupaten Bekasi, baru- baru ini. Diimbau masyarakat aga hidup sehat serta menjaga lingkungan yang sehat pula. (jonder sihotang)

About The Author