![]()
BANJAR, KALIMANTAN SELATAN (Independensi.com) – Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ade Jubaidah, meninjau langsung lokasi bencana di Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Kunjungan ke lapangan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen IBI dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya ibu, bayi, dan anak, tetap berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Ade Jubaidah didampingi Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Kalimantan Selatan Agustina, serta jajaran Ketua dan pengurus PC IBI Kabupaten Banjar, Kabupaten Balangan, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan daerah lainnya.

Selain jajaran organisasi profesi bidan, kunjungan ini juga melibatkan unsur pelayanan dan keamanan wilayah, yakni Kepala Puskesmas setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa, yang bersama-sama memastikan kelancaran kegiatan dan keamanan masyarakat di lokasi terdampak.
Ketua Umum IBI Ade Jubaidah meninjau kondisi lingkungan terdampak bencana, berdialog langsung dengan warga, serta mendengarkan laporan dari para bidan dan tenaga kesehatan mengenai kondisi layanan kesehatan pascabencana.
Selain meninjau langsung kondisi wilayah terdampak, IBI juga menyalurkan donasi bagi para bidan yang terdampak bencana, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan di lokasi bencana.

“Dalam situasi bencana, bidan memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan anak tetap terjaga. Kehadiran kita di sini adalah untuk memberikan kepastian bahwa masyarakat tidak sendiri,” ujar Ade Jubaidah.
Selain melakukan peninjauan, IBI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan serta memberikan dukungan moril kepada para bidan yang tetap bertugas di lapangan meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
Kehadiran Ketua Umum IBI bersama jajaran PD dan PC IBI disambut positif oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Sinergi antara organisasi profesi, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan pemerintah desa diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Melalui kunjungan ini, IBI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun, sebagai bagian dari tanggung jawab profesi dan nilai-nilai kemanusiaan

