Kasubag KTU SMKN 19 Satiman (kiri), Managing Director Wafer Tango Charles Klamodarso bersama Head of Corporate dan Marketing Communication OT Group saat foto bareng di SMKN 19, Jakarta, Rabu (20/09/2017). Saat peluncuran produk baru So Tango dan kampanye So Tango "enaknya Ga Hoax" di SMKN 19 Jakarta, untuk mengedukasikan kepada pelajar Indonesia agar bijak bermedia sosial dan selalu bersikap positif

“So Tango” Dukung Pemberangusan Berita Hoax

JAKARTA (IndependensI.com) – Berdasarkan hasil riset We Are Social yang di publikasikan pada bulan Januari 2017, Indonesia di sebutkan sebagai negara dengan pertumbuhan pengguna Internet terbesar di dunia.

Pada tahun 2016 ada 88,1 juta pengguna internet di Indonesia, dan di tahun 2017 menjadi 132,7 juta pengguna. Dari jumlah tersebut 106 juta pengguna Internet di Indonesia aktif bersosial media.

Pesatnya pengguna Internet ini tidak semua memberikan manfaat positif.  Ada juga dampak negatif, salah satunya dengan maraknya penyebaran informasi palsu atau yang lebih di Kenal sebagai informasi hoax.

Kepedulian terhadap eskalasi penyebaran hoax ini mendasari So Tango, produk makanan ringan baru keluaran OT Group, salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia menjalankan kampanye “Enaknya Gak Hoax”.

Kampanye ini melakukan edukasi kepada generasi muda Indonesia, khususnya pelajar, dengan harapan sebagai penerus masa depan bangsa, Agar mereka memahami dan menggunakan Internet, khususnya media sosial, secara bijak dan bertanggung jawab,

Media sosial dapat di gunakan menyebarkan hal – hal negatif, separating unwarranted kebencian, berita bohong atau informasi – informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Banyaknya fnformasi hoax dapat menimbukkan keresahan di masyarakat , memicu sikap permusuhan, yang berujung paa adu domba dan memecah belah masyarakat. Hal ini dapat mengganggu kelancaran program – program pembangunan yang sedang di jalankan oleh pemerintah” papar Alois Wisyuhardana, Head of Social Media Management Center, Dari kantor Staf Presiden Republik Indonesia pada acara peluncuran kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax”, di SMKN 19 Jakarta (20/09/2017). ” Media sosial seharusnya dikembangkan ke arah produktif dan inovasi”.

Dan berdasarkan hasil survey We Are Social di tahun 2017, 18 persen pengguna media sosial berusia 13 – 17 tahun, yang merupakan usia pelajar. ” Jadi So Tango merasa perlu mendukung pemerintah mengatasi personalan hoax dengan membantu memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang penggunaan media sosial secara positif dan bertanggung jawab sehingga penyebaran hoax dapat diminimalisir,” ungkap Harianus I Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.

Kampanye So Tango “Enaknya Gak Hoax” ini rencananya akan dilanjutkan di ratusan sekolah seluruh wilayah Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Palembang dan Medan dengan target menjangkau 100..000 pelajar,” jelas Harianus. (tyo pribadi)