Oasis Bahariya

Mesir Rusuh, 35 Aparat Keamanan Mesir Tewas

JAKARTA (IndependensI.com) – Setidaknya 35 orang tentara dan polisi Mesir tewas dalam bentrokan dengan gerombolan Islamis di oasis Bahariya, Jumat (20/10/2017). Data korban itu disiarkan pihak keamanan dan medis Mesir.

Kementerian Dalam Negeri Mesir membenarkan terjadinya peristiwa berdarah itu dan mengatakan sejumlah “teroris” juga tewas. Namun lembaga itu tidak memaparkan jumlah korban.

Serangan tersebut diklaim kelompok ekstremis Hasm. Dalam pernyataannya, gerombolan itu mengatakan bahwa 28 orang aparat keamanan terbunuh dan 32 lainnya terluka.

Gelombang serangan yang dilakukan sejumlah kelompok ekstremis di Mesir terus meningkat sejak tentara menjatuhkan tokoh Ikhwanul Muslimin, Mohamad Mursi, dari kursi presiden. Mereka terus melancarkan serangan terhadap militer dan polisi.

Pemerintah Mesir juga masih kewalahan menghadapi sepak terjang salah satu sempalan ISIS yang mengganggu keamanan di semenanjung Sinai. Ratusan orang tentara dan polisi terbunuh dalam berbagai serangan sporadis.

Hasm mengaku melancarkan beberapa senangan terhadap polisi, pejabat, dan hakim di Kairo sejak 2006. Dalam pernyataannya, gerombolan bersenjata itu tidak menyebut kaitan dengan Ikhwanul Muslimin.