Hofman Haloho, Jhon Armedi Pinem, Tumpal Hutabarat dan Yosman Matondang

Menuju Rekonsiliasi Ikatan Keluarga Batak Riau

Loading

PEKANBARU (IndependensI.com) – Paguyuban Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) yang saat ini terdiri dari dua kepemimpinan, dalam waktu dekat direncanakan akan mengadakan rekonsiliasi. Keinginan agar kedua kubu IKBR untuk melaksanakan rekonsiliasi itu, dibenarkan Ketua IKBR hasil Mubes V Tumpal Hutabarat SE MM dan Dr Jhon Armedi Pinem ST MT Sekretaris Jenderal IKBR dibawah kepemimpinan Hofman Haloho saat dihubungi IndependensI.com secara terpisah di Pekanbaru..

Tumpal Hutabarat mengaku diberi mandat dari Mubes V IKBR yang baru sepekan lalu digelar di Hotel Grand Suka, agar menjalin komunikasi dalam rangka rekonsiliasi dengan paguyuban IKBR dibawah kepemimpinan Hofman Haloho dengan Sekretaris Jenderal Dr Jhon Armedi Pinem ST MT.

Untuk merealisasikan tujuan mempersatukan seluruh warga Batak dibawah naungan paguyuban IKBR (Ikatan Keluarga Batak Riau) itu, kita sudah memulai mengadakan pertemuan dengan Hofman Haloho yang saat itu ditemani Jhon Armedi Pinem.

Saya bersama Yosman Matondang telah menjalin komunikasi. Kita menyatukan niat untuk IKBR bersatu, dan pada prinsipnya sama-sama setuju untuk melaksanakan rekonsiliasi. “Intinya kita menuju IKBR bersatu”, ujar Tumpal Hutabarat.

Adanya pertamuan dalam rangka menyatukan pendapat menuju rekonsiliasi ditubuh IKBR, juga dibenarkan Yosman Matondang. Benar, kita telah melakukan pertemuan dengan Hofman Haloho yang saat itu didampingi Jhon Armedi Pinem, 19 Oktober 2017 di lantai V Mall Pekanbaru.

Pembicaraan sudah mengarah ke rekonsiliasi Ikatan Keluarga Batak Riau agar bersatu. Untuk menuju rekonsiliasi itu, akan diadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dari kelima etnis, yaitu Karo, Simalungun, Toba, Pakpak Dairi dan Angkola. “Mudah-mudahan rekonsiliasi berjalan lancar”, kata Yosman Matondang.

Saat ditanya apakah Dr AB Purba, Viator Butarbutar, Fachruddin S dan tokoh lain yang termasuk bagian dari pendiri IKBR sudah setuju digelar rekonsiliasi, Yosman Matondang dengan nada tandas mengatakan bahwa, AB Purba tidak setuju dilaksanakan Mubes. Karena tidak setuju, otomatis kita tinggalkan, tegasnya.

Lebih lanjut Matondang mengatakan, mereka akan terus melakukan pertemuan, membahas bagaimana solusi terbaik untuk kebersamaan warga Batak di Riau. Pertemuan akan digelar secepatnya dan saya yakin 80 persen akan terwujud, kata Yosman Matondang dengan nada yakin.

Harapan serupa juga disampaikan Dr Jhon Armedi ST MT Sekretaris Jenderal IKBR dibawah kepemimpinan Hofman Haloho. Rencana rekonsiliasi masih dalam proses dan akan dibicarakan dulu dengan pembina. Bentuk rekonsiliasi masih dalam tahap di diskusikan dulu. “Intinya kita siap untuk berkomunikasi demi tercapainya rekonsiliasi”, ujar Jhon Armedi dosen Fakultas Tekhnik Universitas Riau ini

Sebagaimana diketahui, Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR) terbentuk pada tahun 2000. Ketua IKBR periode pertama tahun 2000-2004 adalah Thamrin Nasution, Ketua IKBR periode kedua (2004-2008) Dr AB Purba SH MH, periode tahun 2008-2012 atau periode ketiga dipimpin Viator Butarbutar dan periode keempat tahun 2012-2016 dipimpin Tumpal Hutabarat dan IKBR satu lagi dibawah kepemimpinan Hofman Haloho. (Maurit Simanungkalit)