Petugas forensik dari kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi pabrik kembang api yang meledak di Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017).

Petaka Kembang Api Paling Mematikan di Dunia

JAKARTA (IndependensI.com) – Kembang api dan petasan sering digunakan dalam berbagai perayaan. Mulai dari pernikahan, sunatan, hingga hari raya keagamaan.

Meski digolongkan sebagai bahan peledak berdaya rendah (low explosive), petasan dan kembang api tetap berbahaya. Sering diabaikannya standar keselamatan membuat pabriknya rawan terbakar dan sering memakan banyak korban tewas.

Kejadian terbaru adalah meledaknya pabrik kembang api di Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017) pagi WIB. Setidaknya 46 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka bakar hebat.

Jumlah Korban Tewas Ledakan Pabrik Kembang Api Dipastikan 46 Orang

Berikut adalah beberapa ledakan dan kebakaran akibat petasan dan kembang api paling fatal di dunia yang berhasil dihimpun IndependensI.com:

– Desember 2001: Kebakaran paling mematikan terjadi di Peru setelah kembang api meledak di kawasan perbelanjaan yang ramai di pusat kota Lima. Setidaknya 447 orang tewas dan hilang dalam petaka terburuk di Peru dalam dua dasawarsa itu. Lebih dari 100 orang terluka. Hanya 87 jasad korban yang dapat diidentifikasi.

– Februari 2003: Hampir 100 orang tewas di Amerika Serikat ketika pertunjukan kembang api di West Warwick berubah menjadi kebakaran.

– Desember 2009: Sebanyak 156 orang tewas dalam kebakaran akibat kembang api yang menyala di dalam sebuah klub malam di Perm, Rusia.

– April 2016: Ledakan dahsyat terjadi saat pertunjukan kembang api di pelataran kuil Hindu di negara bagian Kerala, India. Petaka itu menyebabkan 112 orang tewas.

– Desember 2016: Sebanyak 42 orang tewas dan 70 lainnya terluka dalam ledakan di pasar kembang api terbesar di Tultepec, Meksiko.

 

Sering Terjadi di China

Kembang api ditemukan di China dan negara itu hingga kini masih menjadi produsen sekaligus konsumen terbesar petasan dan kembang api. Kecelakaan terkait kembang api sering terjadi terutama di pabrik yang tidak menerapkan standar keselamatan.

– Guandong: Petaka terburuk terjadi pada 2000. Sebanyak 75 orang tewas dan 160 lainnya terluka dalam ledakan pabrik di Jiangmen, Guangdong.

– Jiangxi: Pada 2001, sebanyak 42 orang anak tewas dalam ledakan di sebuah sekolah di Jiangxi. Orang tua murid mengatakan sekolah itu memaksa anak-anak membuat kembang api.

– Henan: Pada Januari 2006, sebanyak 36 orang tewas dalam perayaan Tahun Baru China di Henan setelah gudang kembang api ilegal meledak.

 

Petaka Lain di Indonesia:

– Agustus 2002: Setidaknya 12 orang tewas dan 16 lainnya menderita luka bakar ketika sejumlah karung berisi kembang api dan petasan terbakar di dalam sebuh bus di Jawa Barat.

– September 2002: Sekitar sebulan kemudian, 12 orang tewas dalam ledakan di sebuah pabrik kembang api di Tegal, Jawa Tengah.