Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro

Kubu Romi Kembali Serang Kantor DPP PPP

JAKARTA (Independensi.com) – Setelah lima kali melakukan penyerangan, Kubu Romi kembali mengalami kegagalan dalam upaya menduduki kantor DPP PPP Djan Faridz Jl. Diponegoro 60 Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017) dini hari.
 
Kubu Romi melakukan penyerangan dengan memakai atribut Angkatan Muda Ka’bah. Dari telusuran awak media, mereka adalah kelompok preman yang didatangkan dari Makassar untuk menyerang Kantor DPP PPP Kubu Djan Faridz itu. Mereka berteriak-teriak di luar Pagar Kantor DPP dan meminta agar diijinkan masuk. 
 
Sementara itu, Satgas PPP Loyalis Djan Faridz telah siap siaga menghadapi segala kemungkinan untuk mempertahan Kantor DPP PPP tersebut. Tampak pengurus DPP PPP Djan Faridz seperti Wakil Ketua Umum DPP PPP, Dr. Humphrey R. djemat, Triana Dewi Seroja dan Iko Y. Saleh bersama-sama satgas DPP PPP.
 
Kubu Romi mencoba memaksakan diri untuk masuk dan merusak pagar DPP PPP. Pihak kepolisian tegas dan cepat bertindak. Mereka melucuti senjata yang dibawa kubu Romi serta menyita bukti-bukti seperti gunting-gunting besar yang dipergunakan untuk merusak pagar. Mereka sempat merusak pagar sehingga pintu gerbang  keluar dari  jalur relnya dan roda pintu copot dengan memakai  gunting  besi.
 
Hingga saat bubarnya penyerangan, kubu Romi tidak bisa mendatangkan Romahurmuziy seperti yang mereka sampaikan serta tidak bisa menunjukkan dokumen perintah pengosongan dari pengadilan sebagaimana lazimnya eksekusi.
 
Kubu Romi sengaja mendatangkan personil dari Makassar untuk menyerbu kantor DPP PPP ini diduga buntut kekecewaan mereka karena kalah pamor dalam percaturan Pilkada di Sulawesi Selatan. Dalam Pilgub tersebut PPP Djan Faridz mendukung Nurdin Khalid sedangkan Kubu Romi mendukung IYL yang ternyata akan maju dari jalur Independen. 
 
Nurdin Khalid sendiri didukung oleh Keluarga Besar JK. Beberapa pengamat politik menyatakan bahwa perbedaan dukungan politik di Pilkada Sulsel ini bisa berimbas pada peta dukungan politik JK kepada Romi cs.