Peran Perempuan Dalam Membangun Infrastruktur

Loading

JAKARTA (Independensi) – Dalam rangka HUT DWP ke-18 diselenggarakan Dialog di Gedung Auditorium, PUPR.  Dialog PUPR mengangkat topik Bakti PUPR Membangun Daya Saing Bangsa dengan narasumber Menteri Permukiman dan Pengembangan Wilayah Tahun 1999-2001, Erna Witoelar dan Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti.

Erna Witoelar menceritakan pengalamannya saat menjabat Menteri, diantaranya pernah didemo oleh Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan saat ini) pada saat membangun infrastruktur di daerah permukiman nelayan di Jawa Barat bagian selatan. Ditambahkannya perspektif perempuan dalam pembangunan infrastruktur diperlukan, karena infrastruktur yang dibangun tidak hanya untuk pria tapi untuk satu keluarga.

Sementara Anita Firmanti menyampaikan pembangunan infrastruktur terus didorong untuk mendukung pengarusutamaan gender dimana manfaatnya termasuk juga mengakomodasi kebutuhan perempuan dan difabel.

Dalam pemilihan pegawai yang akan mengisi jabatan melalui assesment center Badan Pengembangan SDM, sehingga seseorang menduduki jabatan semata berdasarkan kemampuan, bukan gender. Saat ini di Kementerian PUPR memiliki 4 wanita yang menempati jabatan tinggi madya, yakni Sekjen Anita Firmanti, Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti, Kepala BPSDM Lolly Martina Martief, dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya Baby Setiawati Dipokusumo. Satu hal yang unik mengingat karakteristik tugas Kementerian PUPR yang sarat akan tugas lapangan.

Peringatan hari ulang tahun DWP tahun ini yang mengangkat tema tema “Pengembangan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Keluarga”. Maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini untuk memperkuat tali silaturahmi pengurus DWP dari seluruh balai-balai di lingkungan Kementerian PUPR.

HUT DWP ke-18 yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke- 72, juga diisi oleh kegiatan sosial diantaranya penanaman pohon secara serentak di 35 kota dari Aceh hingga Jayapura pada 28 november 2017 bersamaan dengan Hari Menanam Pohon, bazar sembako. Disamping itu dalam rangka mendukung program bulan peduli kanker dilakukan sosialisasi deteksi dini, kanker serviks dan payudara yang diikuti lebih dari 5.000 peserta serta pemeriksaan Pap Smear bagi pegawai perempuan dengan peserta 2.866 partisipan di balai-balai Kementerian PUPR di daerah.

Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Akbar Tanjung, Ibu Radinal Mochtar, Ibu Rahmadi BS, Ibu Rozik B. Soetjipto, Ibu Djan Faridz, Ibu M. Yusuf Asyári, dan Ibu Djoko Kirmanto(*)