Pegawai Negeri Sipil (PNS) Balai Kota Depok panik dan berhamburan ke luar gedung setelah gempa mengguncang Banten berkekuatan 6,4 Skala Richter yang guncangannya terasakan hingga ke Depok, Bogor, Jawa Barat. Foto: Robino Hutapea

Gempa Banten Berkekuatan 6,4 SR Terasa Hingga ke Depok

DEPOK (IndependensI.com) – Gempa yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter terasa hingga wilayah Depok, Bogor, Sukabumi, Jawa Barat yang terjadi pada Selasa, (23/1/2018) sekitar pukul 13.34 WIB. Di Kota Depok dampak gempa tersebut sangat terasakan, sehingga sejumlah Pegawai negeri Sipil (PNS) berhamburan ke luar gedung.

Gedung Balai Kota Depok mengalami retak di beberapa bagian.  Gempa berlangsung sekitar satu menit, sehingga banyak pegawai yang merasa pusing, karena  gempa cukup kencang dan membuat bangunan goyang. “Ketika terjadi gempa sebagian pegawai baru saja masuk ruangan setelah makan siang,” kata Rubino Hutapea ketika memberikan laporan ke redaksi IndependensI.com.

Tembok Gedung Balai Kota Depok retak dan terkelupas akibat guncangan gempa 6,4 Skala Richter yang berpusat di Provinsi Banten. Foto; Robino Hutapea

Sementara itu, dari Sukabumi juga dilaporkan bahwa gempa sempat menggegerkan masyarakat. Dikira awalnya bukan gempa tetapi getarannya semakin kencang dan kaca serta lampu ikut bergoncang,” kata warga Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Agus Supriadi.

Gempa juga dirasakan oleh warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi Iyang S. Ia merasakan gempa itu saat tengah beristirahat di sekitar pantai, tiba-tiba bumi bergoncang dan wargapun berhamburan keluar rumah.

“Panik tentunya, apalagi lokasi kami di laut khawatir terjadi tsunami. Tapi Alhamdulillah informasinya gempa tersebut tidak berpotensi tsunami,” tambahnya.

Akibat gempa ini juga keluarga pasien di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dan RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi berhamburan keluar rumah sakit. Bahkan petugas medis pun berupaya untuk menenangkan pasien yang tengah dirawat.

Sementara, Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana mengatakan pihaknya sudah menugaskan anggota dan relawannya untuk segera melakukan pendataan pascagempa.

Warga Bogor Ikut Panik, Goyangan Gempa Sangat Kuat

Pendataan tersebut untuk antisipasi adanya bangunan yang rusak baik permukiman warga maupun fasilitas umum dan pemerintahan. “Kami belum mendapatkan informasi adanya kerusakan pascagempa ini,” katanya sebagaimana dikutip Antara.

Informasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang berkekuatan 6.4 SR yang berlokasi di 7.21 lintang selatan, 105.91 bujur timur, 81 km barat daya Lebak Banten dengan kedalama epicentrum gempa 10 km. (Robino Hutapea)