David Agung Susanto. Humas PP Pelti

David Agung Samakan Kedudukan

JAKARTA (IndependensI.com) – Petenis kawakan David Agung Susanto berhasi menyamakan kedudukan tim Piala Davis Indonesia atas Filipina menjadi 1-1 pada laga kedua Piala Davis Zona II Asia/Oceania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan. Jakarta, Sabtu (3/2/2018). David sukses menahan tekanan dan pukulan akurat dari petenis Filipina, Jeson Patrombon 6-2, 7-5.

Dalam pertandingan, David memang harus menghadapi permainan ketat dari Patrombon yang lebih gesit mengejar bola dan mendikte permainannya. Beberapa kali David kewalahan dengan penempatan bola lawan dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Seiring dengan itu, skor bertambah hanya datang saat Patrombon gagal melewatkan bola ke daerah permainan lawannya.

David pun sempat bertarung dalam posisi “deuce” yang berulang dan perlu ekstra stamina. Namun demikian, dukungan penonton dan pengalaman sebagai petenis Piala Davis, David perlahan mulai bangkit. “Pertama saya ingin berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa yang masih melindungi pada pertandingan ini dan terima kasih saya bisa menyumbangkan satu poin hari ini. Tadi set pertama mulus 6-2, di set kedua sebenarnya sudah unggul lebih dahulu juga namun kebalap lagi, dia mulai bangkit, dan saya juga melakukan beberapa kesalahan, seperti ‘double fouls’,” kata David seperti dikutip Antara.

Saat keadaan dia terus tertinggal karena melakukan kesalahan menjelang akhir pertandingan itu, David mengaku sempat tegang, mengingat pertandingannya ini merupakan satu yang sangat penting bagi Indonesia dalam Piala Davis 2018. “Saya terus terang sempat tegang, mungkin karena saya ingin memberikan yang terbaik di publik sendiri, jadi agak tertekan, harusnya main lepas. Akan tetapi, saya berpikir harus mencoba terus walau dari awal, akhirnya secara perlahan bisa menguasai keadaan dan akhirnya diberi kemenangan oleh Tuhan,” ucap David.

Sementara itu, Jeson Patrombon, mengaku walau kalah, dirinya tidak merasa tertekan dengan pertandingan ini walau hasilnya sangat mengecewakan dia. “Saya sangat kecewa atas hasil ini karena saya sangat ingin menang. Akan tetapi, dia sangat beramain baik, saya enggak tahu kenapa dengan saya yang seperti tidak bisa mengeluarkan kemampuan sebenarnya. Akan tetapi, saya tidak tertekan walau hasil mungkin kurang bagus,” ujar Patrombon. Mengenai penonton yang mendukung pemain tuan rumah, Patrombon mengaku hal tersebut tidak memengaruhi permainannya.

Atas hasil yang didapat David Indonesia, masih membuka peluang untuk bisa memenangi putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania kontra Filipina yang berlangsung selama 2 hari (3 hingga 4 Februari 2018) dengan menyamakan skor 1-1 setelah di pertandingan pertama, pemain debutan, Althaf Dhaifullah tumbang oleh Alberto Lim 3-6, 2-6.

Pada hari kedua, Patrombon akan menghadapi tunggal kedua Indonesia Althaf Dhaifullah, sementara David akan menantang Alberto Lim. Akan tetapi, David juga dijadwalkan akan bermain di nomor ganda berpasangan dengan Justin Barki yang akan menghadapi, Francis Casey Alcantara/Jurence Zosimo Mendoza, sehingga ada kemungkinan kurang maksimal karena faktor stamina.