Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat memberikan pengarahan kepada pelajar SMK. (humas)

Pelajar Diminta Jauhi Tawuran, Narkoba dan Belajar Rajin

BEKASI (IndependensI.com)-  “Jangan tawuran, jauhi narkoba, ” Say No To Drugs”, belajar dengan sebaik-baiknya agar menjadi regenerasi kepemimpinan yang akan datang,” pesan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 11 Kota Bekasi, Jumat  (2/2/2018).

Imbauan itu disamapaikan saat  melaksanakan apel kegiatan latihan dasar kepemimpinan yang diadakan di sekolah tersebut.

Kunjungan dilakukan untuk melihat progres pembangunan dan perkembangan sekolah yang sejak 2015 lalu SMKN 11 yang sebelumnya Gedung SMP Seroja ini diklaim milik Pemerintah Kota Bekasi, melalui proses akuisisi.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa yang namanya setiap pelatihan, setiap belajar dan setiap peristiwa dari suatu proses kehidupan,  itu harus menjadi pelajaran. “Kalian adalah calon pemimpin dari suatu proses gernerasi yang akan datang,” katanya.

Indonesia adalah beragam dan multi etnik. Jadi wawasan kebangsaan yang perlu dibangun dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kita harus bersama-sama membangun kedamaian, ujarnya

“Bangun kedamaian merajut kebersamaan dalam kota yang heterogen dan multi etnik ini. Jangan pertentangkan lagi ada suku jawa, suku sunda, orang Bekasi karena semua punya kedudukan yang sama di kota ini dan punya kewajiban yang sama untuk membangun kota ini,” tegas Rahmat.

Ia  menyampaikan rencanaya pada tahun 2019 akan mengratiskan uang SPP SMAN dan SMKN se-Kota Bekasi.  Termasuk akan meminta kepada Gubernur Jawa Barat agar di Kota Bekasi SMAN dan SMKN nya tidak ada bayaran lagi.

“Niatnya agar wajib belajar 12 tahun di Kota Bekasi tercapai.  Orang tua, wali murid tidak dibebankan lagi kepada persoalan SPP. Biarkan saja negara yang tanggung.  Biarkan saja pemimpin kota ini yang memikirkan anak-anak sekolah itu tidak perlu lagi membayar SPP,” ucapnya. (adv/humas/jon)