Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Istimewa)

Praveen/Melati Jadi “Runner Up”

JAKARTA (IndependensI.com) – Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus mengakui keunggulan Mathias Christiansen/Christinna Pedersen dalam partai final India Open 2018, Minggu (4/2). Praveen/Melati dikalahkan ganda campuran asal Denmark tersebut dalam dua game langsung dengan skor 14-21, 15-21.

Penampilan Praveen/Melati memang tak seperti biasanya, kali ini mereka tidak dapat mengembangkan permainan dan banyak diserang oleh lawan. Di game kedua, Praveen/Melati sempat mengejar, namun lagi-lagi Christiansen/Pedersen terus menekan. “Saya terlalu ingin menang, jadi dari awal sampai akhir tidak bisa menemukan karakter permainan kami. Kami jadi kehilangan kontrol. Mely (Melati) hari ini justru tampil lebih baik dari sebelumnya,” ujar Praveen seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI.

Praveen mengaku, target dari pelatih adalah mencapai babak semifinal. Namun, dengan lolosnya mereka hingga ke final menjadi sebuah pencapaian yang luar biasa. “Kami bisa ke final, kami bersyukur. Kami ingin sekali juara, tetapi mainnya tidak seperti yang kami harapkan. Pasangan Denmark ini bagus, tapi kami yakin kalau tadi kami tampil all out, kami bisa mengatasi mereka,” tambah Praveen.

Hal senada juga diungkapkan Melati yang tidak menangka bisa mencapai babak final. “Di turnamen ini kami tidak menyangka bisa sampai final, apalagi ini adalah turnamen beruntun ketiga yang kami ikuti. Tapi kami banyak mendapat pengalaman dari tiga turnamen ini, semoga ke depannya, kami bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” imbuh Melati.