Bakal calon Bupati Majalengka Maman Imanulhaq menjadi pembicara dalam seminar kewirausahaan yang diselenggarkan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia PerguruanTinggi (MHIPMI PT) IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kang Maman : Mimpi Besar Bisa Terwujud dengan Kerja Keras dan Kerja Cerdas

CIREBON (Independensi.com) – Kandidat Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq, menegaskan, para mahasiswa dan anak – anak muda harus punya mimpi besar. Mimpi itu pasti terwujud sepanjang kita berupaya meraihnya dengan sungguh –sungguh.

”Berangkat dari mimpi itu, kita akan mewujudkannya dengan kerja keras, kerja cerdas dan juga kerja sama dengan semua kalangan,” katanya dalam seminar kewirausahaan yang diselenggarkan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (MHIPMI PT) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sabtu (3/2/2018).

Kepada para mahasiswa dan pengusaha muda, Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq, mengingatkan pentingnya mempunyai cita – cita dan mimpi besar. Karena, cita –cita dan mimpi besar itulah yang membuat kita tergerak, termotivasi untuk mewujudkanya.

Namun anggota DPR RI itu menegaskan tidak mudah untuk menggapai mimpi besar. Karenanya Kang Maman menekankan petingnya para mahasiswa dan pengusaha muda memiliki semangat baja, pantang menyerah, serta siap menjadi seorang petarung.

“Karena Islam mengharuskan kita untuk selalu bekerja keras, selalu berusaha. Bahkan Islam sangat menghargai orang yang makan dari pekerjaan tangannya. Jiwa petarung inilah yang seharusnya dimiliki oleh para pengusaha muda,” katanya.

Ketua Lembaga Dakwah PB NU itu juga mewanti – wanti para pengusaha muda untuk terus mengembangkan diri, inovatif dan jeli melihat peluang. “ Juga harus mampu merespon perkembangan jaman. Termasuk penggunaan teknologi. Hari ini situasi kompetisi mendorong kita, anak –anak muda, semakin inovatif. Siapa yang tidak punya ide -ide kreatif, tidak inovatif dia akan tertinggal,” ujar dia.

Kang Maman juga menekankan pentingnya bersinerji dengan semua kalangan dalam membangun bisnis. “Sehingga pengusaha muda dari perguruan tinggi ini menjadi orang yang mampu melakukan lompatan strategis, bukan hanya di tingkat regional tapi harus tingkat nasional dan internasional,” ujarnya. (Putra)