Presiden Ultimatum Pemprov Riau, Jelang Asian Games Harus Bebas Asap

Loading

PEKANBARU (IndependensI.com) – Demi suksesnya penyelenggaraan Asian Games yang akan digelar Agustus 2018 mendatang, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengultimatum Pemerintah Provinsi Riau, untuk melakukan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asian Games terganggu karena asap”, kata Presiden Jokowi sebagaimana disampaikan Edwar Sanger Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

Menurut Edwar Sanger, Presiden Jokowi meminta Riau tahun ini bebas asap. Hal itu dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asian Games yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. Oleh karena itu, Pemerintah provinsi Riau harus bisa menopang agenda Asian Games pada bulan Agustus mendatang.

Edwar Sanger yang sengaja mengumpulkan sejumlah wartawan di ruang kerjanya Rabu (14/2/2018) siang mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karlahut), BPBD Riau sudah melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kita meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modivikasi cuaca.

Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Selain itu, juga kita minta pesawat tambahan khusus melakukan patroli. Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga, baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama. “Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga, minimal dua daerah. Nanti kalau sudah semua menetapkan, barulah Pemprov Riau menetapkan status siaga”, ujar Edwar Sanger lagi

Sementara daerah Bengkalis-Riau, sudah sekitar 1 bulan dilanda cuaca panas terik matahari, bahkan telah menimbulkan dampak negatif. Sebagaimana informasi yang diperoleh Independensi dari Zulfan Herry Kepala Dinas Damkar Bengkalis melalui telepon, lahan gambut di Desa Temeran – Bengkalis sudah terbakar dan dikhawatirkan meluas karena dipicu angin.

Saat ini, petugas dari pihak kepolisian, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis masih berupaya melakukan pemadaman di lokasi gambut tersebut. “Mudah-mudahan api bisa dikendalikan agar jangan sampai meluas”, kata Zulfan Herry. (Maurit Simanungkalit)