Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino. (foto istimewa)

Hotspur Ungkap Rencana Usai Terdepak dari Liga Champions

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Kecewa dan menyesal pasti dialami para penggawa Tottenham Hotspur usai terdepak dari Liga Champions.

Tapi mereka harus segera bangkit dan memburu gelar lain.  Dalam duel leg kedua babak 16 Besar Liga Champions di Stadion Wembley, Kamis (8/3/2018), secara menyakitkan tim asuhan Mauricio Pochettino kalah dari Juventus.

Padahal mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dan sempat unggul lebih dulu melalui gol Heung-Min Son.

Kesabaran yang ditunjukkan pemain Juventus berbuah manis. Dua gol kemenangan Si Nyonya Tua pun akhirnya lahir lewat kaki Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

“Lupakan kekalahan itu.” Kata-kata itu mungkin yang ada di benak Pochettino.

Sebab, usai laga kepada media seperti yang dilansir Standard, pelatih asal Argentina itu mengatakan, “Tak ada yang bisa menghentikan pemain kami meraih gelar musim ini.”

“Saya kecewa karena kami melewatkan banyakpeluang dan tentu saja kami seharusnya lebih pantas mendapatkan tiket perempat final,” tegasnya.

“Kami membuat kesalahan dan itu sedikit mengecewakan. Tapi bukan hanya saya, tapi semua pemain pun merasakan hal yang sama, sebab sepanjang pertandingan kami menunjukkan permainan fantastis.”

Hadirnya Spurs di babak 16 Besar Liga Champions memang sangat mengejutkan. Sejak awal mereka kurang diperhitungkan mengingat di penyisihan grup harus bersaing dengan tim besa macam Real Madrid dan Dortmund.

Namun mereka berhasil mematahkan semua anggapan orang. Semua lawan mampu dilibas dan hanya mencatat satu kekalahan dan enam pertandingan dan lolos ke 16 Besar dengan poin 16.

Karena kesalahan kecil yang dibuat ketika menghadapi Juventus inilah membuat mereka harus tergelincir dari persaingan di Benua Biru. Pochettino merasa musim belum berakhir. Masih ada gelar yang jadi buruan mereja, Piala FA dan bila mungkin gelar Liga Primer Inggris.

Di Piala FA, Spurs sudah menapak perempat final dan akan berhadapan dengan Swansea City pada 17 Maret mendatang. Sedangkan di Liga Primer, Spurs masih membuka persaingan dengan berada di peringkat keempat klasemen. Selisih angka dengan Manchester City selaku pemuncak hanya terpaut 20 poin.

“Inilah sepak bola. Terus maju dan sekarang kami akan mencoba melihat masa depan. Banyak permainan di depan untuk dimainkan, dua kompetisi dan di sepak bola Anda tak bisa berhenti,” tandasnya.(BM/ist)