Ketua Umum Pengprov PGI Jawa Barat, H Sirod Zudin (kiri), menyerahkan SK pelantikan kepada Guntur Aradea sebagai Ketua Pengkab PGI Bogor. (Foto: Dokumentasi)

Guntur Aradea PImpin PGI Bogor

JAKARTA (IndependensI.com) – Dengan dilantiknya Guntur Aradea sebagai Ketua Pengkab PGI Bogor periode 2018-2022 oleh Ketua Umum Pengprov PGI Jawa Barat pada Selasa (27/03) kemarin di Auditorium Padang Golf Palm Hill Sentul, membuat semua pihak yang terlibat dalam perhelatan PORDA XIII Jawa Barat 2018 di Kabupaten Bogor merasa lega.

Guntur terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengkab PGI Bogor melalui musyawarah klub luar biasa (Muscablub), yang berlangsung pada 13 Februari lalu di ruang Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DPAD).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun terutama dari data dan fakta yang dikirimkan oleh Dian Mariyun kepada IndependensI.com, muscablub diselenggarakan untuk menindaklanjuti SK Pengcab Kabupaten Bogor Nomor: 05/PGI-KAB/III/2018 tentang Pengangkatan Panitia Pengarah dan Panitia Muscablub Pengkab PGI Bogor.

Guntur Aradea

Selain itu, muscablub tersebut terselenggara juga atas rekomendasi Pengprov PGI Jawa Barat dan KONI Kabupaten Bogor agar segera diadakan pemilihan pengurus baru Pengkab PGI Bogor mengingat Pengkab PGI Bogor menjadi salah satu kepengurusan cabang olahraga yang dinyatakan belum siap mengikuti Porda Jawa Barat 2018.

Dalam organisasi olahraga apa pun ketika untuk memilih pengurus baru harus ditempuh melalui musyawarah luar biasa – diakui atau tidak – memang patut dapat diduga ada sesuatu yang akan menghambat kinerja kepanitiaan Porda XIII Jawa Barat 2018 yang akan berlangsung di Kabupaten Bogor pada Oktober mendatang.

Betapa mendesak kepengurusan Pengkab PGI Bogor harus segera dibentuk, hal tersebut dapat dilihat dari kehadiran Didi Kurnia – Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor – yang turun langsung memimpin jalannya Muscablub.

Selaku Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor, Didi Kurnia memang sangat berkepentingan secara langsung, karena cabang olahraga golf adalah cabor unggulan dalam PORDA XIII 2018 – apalagi Kabupaten Bogor tahun ini menjadi tuan rumah.

Dan, seperti diketahui, dalam sejarah pertumbuhan lapangan golf di Indonesia terutama Provinsi Jawa Barat dan khususnya Kabupaten Bogor adalah, salah satu daerah di republik ini yang memiliki lapangang golf standard championship.

Paling tidak dari sepuluh lapangan golf berstandar championship yang di Kabupaten Bogor beberapa di antaranya pernah menjadi venues turnamen-turnamen besar yang berskala nasional, regional dan internasional – baik turnamen untuk pegolf amatir maupun profesional.

Sehingga menjadi sangat wajar ketika berada di hadapan para peserta muscablub 13 Februari lalu – Ketua Kontingen Porda Kabupaten Bogor, Didi Kurnia menyatakan pihaknya tidak ingin pegolf tuan rumah cuma jadi penonton.

Apabila hal tersebut sampai terjadi, kata Didi Kurnia lebih lanjut – sebagaimana data dan fakta yang dikirimkan oleh Dian Mariyun kepada independensi.com sehari setelah muscablub berakhir – jelas sangat memalukan dan sekaligus memilukan!

Muscablub itu sendiri berjalan lancar tanpa hambatan apa pun dan secara yuridis formil hasilnya sah karena yang hadir dalam muscablub tersebut mencapai kuorum; Yakni, dihadiri oleh 7 klub golf dari 10 klub golf yang diundang.

Guntur Aradea, yang terpilih secara aklamasi, pun siap mengemban amanah yang dipercayakan kepadanya.

Guntur sadar bahwa waktu yang ada untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan demi memenuhi target 4 emas dari 7 nomor yang dipertandingkan dari cabor golf pada PORDA XIII Jawa Barat 2018 Oktober mendatang memang sangat pendek.

Akan tetapi, dengan ada dukungan dari KONI dan pengelola lapangan golf serta semangat dari segenap jajaran pengurus baru Pengkab PGI Bogor, Guntur optimistis bahwa target yang dicanangkan bakal tercapai.

Dan, terlepas dari pelbagai persoalan yang mengharu biru keberadaan pengurus PGI Kabupaten Bogor sebelumnya, yang jelas Dian Mariyun selaku Ketua Bidang Pertandingan Pengprov PGI Jawa Barat, ikut merasa senang dengan terpilihnya Guntur Aradea sebagai Ketua Pengkab PGI Bogor yang baru.

Max Sopacua (kedua kanan) yang hadir mewakili Lawyer Golf Club diabadikan bersama tiga orang dari Pengprov PGI Jawa Barat yaitu (dari kiri) Ketua Bidang Kemitraan, Sekretaris Pengprov PGI Jawa Barat, dan Dian Mariyun.

Seperti halnya Didi Kurnia, Dian Mariyun pun optimistis Pengprov PGI Jawa Barat dalam pelaksanaan PORDA XIII Jawa Barat 2018 Oktober mendatang, dapat bersinergi dengan baik dengan panitia tuan rumah Pengkab PGI Bogor.

“Kebetulan saya kenal baik dengan Guntur,” kata Ketua Bidang Pertandingan Pengprov PGI Jawa Barat, yang akrab disapa dengan sebutan Mas DM, itu memungkasi keterangannya kepada IndependensI.com. (Toto Prawoto)