Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia 4-2 pada final di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Senin (16/7/2018) dini hari WIB. (Foto: FIFA)

VAR Bantu Prancis Juara Piala Dunia

JAKARTA (IndependensI.com) – Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia 4-2 pada final di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Senin (16/7/2018) dini hari WIB. Kemenangan Prancis tidak lepas dari peran VAR atau Video Asisten Wasit.

“Les Bleus” membuka keunggulan di menit 18. Gol berawal dari tendangan bebas Antoine Griezmann dari luar kotak penalti. Mario Mandzukic melompat dengan maksud menghalau bola. Namun pahlawan kemenangan Kroasia atas Inggris itu justru memasukkan bola ke gawang sendiri.

Kroasia menyamakan skor di menit 28. Gol penyeimbang dilesakkan Ivan Perisic yang melepas tendangan keras melewati kiper Hugo Lloris usai kemelut di depan gawang Prancis.

Sekitar 10 menit berselang, Griezmann mengeksekusi sepak pojok yang ditujukan ke Blaise Matuidi. Tapi Matuidi gagal menyambutnya dan bola terkena tangan Perisic. Wasit asal Argentina, Nestor Pitana, meminta peninjauan VAR. Setelah melihat rekaman, Pitana memberikan Prancis hadiah penalti.

Griezmann maju sebagai algojo dan tanpa kesulitan menceploskan bola melewati kiper Danijel Subasic.

Prancis memperbesar keunggulan lewat gol Paul Pogba di menit 59. Sekitar tujuh menit kemudian, tim asuhan Didier Deschamps kembali menambah angka. Kali ini dipersembahkan bintang mudanya, Kylian Mbappe.

Kroasia memperkecil kekalahan di menit 69 setelah Mandzukic memanfaatkan kelengahan Prancis. Skor 4-2 bertahan hingga laga usai. Prancis pun kembali menjadi juara lagi setelah meraihnya 20 tahun silam.

“Tim saya terdiri dari pemain yang amat muda. Sebanyak 14 di antaranya baru pertama kali tampil di Piala Dunia. Tapi mereka punya kualitas. Yang paling membanggakan adalah mereka bisa mental yang kuat. Mereka tidak mudah menyerah,” kata Deschamps, yang memperkuat Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998.

“Pasti banyak yang mempertanyakan apakah Prancis menjadi juara dengan cantik? Yang pasti kami adalah juara dunia dan Prancis akan berada di puncak hingga empat tahun berikutnya. Itu saja yang perlu kita ingat,” ujarnya.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menyesali kegagalan timnya. “Selamat buat Prancis. Kami bermain bagus selama 20 menit pertama. Kami cukup menguasai pertandingan. Lalu ada gol bunuh diri. Kami masih bisa bangkit dan mendominasi, sayangnya kemudian ada penalti,” kata Dalic.

“Saya tetap perlu memberi selamat untuk pemain saya. Pertandingan tadi mungkin yang terbaik buat kami sepanjang turnamen ini. Kami menghadapi tim yang kuat dan seharusnya tidak boleh melakukan kesalahan,” ujarnya.