David Agung Susanto. (Istimewa)

David Agung Harapan Tuan Rumah

JAKARTA (IndependensI.com) – Petenis Indonesia, David Agung Susanto menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang masih bertahan dalam persaingan menuju tangga juara ganda seri kedua Combiphar Tennis Open 2018. Berpasangan dengan petenis Korea, Kim Cheong-Eui, anggota Pelatnas Asian Games itu mampu memenangi babak perempat final yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (2/8/2018).

David/Kim menang melalui laga super tie break atas pasangan Lebanon, Hady Habib/Giovani Samaha dengan skor akhir 6-4, 3-6 [10-6] dalam tempo 65 menit. “Strategi kami berjalan baik, yakni fokus melakukan pengembalian service lawan dan tingginya persentase service pertama,” ujar David seperti dikutip dari rilis Humas PP Pelti. Pada semi final, Jumat (3/8), David/Kim bakal menguji ketangguhan unggulan kedua, Aryan Goveas (India)/Courtney John Lock (Zimbabwe) yang berhasil menepiskan perlawanan andalan tuan rumah, Justin Barki dan Matthew Romios (Australia) 6-3, 5-7 [11-9].

“Strategi yang sama akan kami pakai untuk partai semi final. Lawan kami punya service yang bagus. Selain itu, kami akan variasikan pukulan lob karena Lock banyak berada di dekat net,” tutur David. Sayangnya, dua petenis muda Indonesia, Justin Barki dan Anthony Susanto harus rela tersingkir di babak kedua turnamen berhadiah total US$ 15.000 atau sekitar Rp 210 juta ini. Justin kalah dari petenis Amerika Serikat, Christian Langmo 3-6, 6-7(7). Sedangkan Anthony kandas di tangan unggulan lima dari Australia, Jeremy Beale 3-6, 2-6.