teguh indrayana
Teguh Indrayana (kiri) saat melantik Blusukan Jokowi Jateng. (foto istimewa)

Target Menang Telak di Jateng, Ini Strategi Blusukan Jokowi

JAKARTA (IndependensI.com)  – Deklarasi untuk mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 terus dijalankan Blusukan (Bulaksumur untuk Kemenangan) Jokowi secara simultan.

Setelah Medan, Sumatera Utara, pada pekan lalu, kali ini berlangsung di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (4/11).

Ketua Umum Blusukan Jokowi, Teguh Indrayana, mengatakan deklarasi sekaligus pelantikan di Venetia Van Java- salah satu julukan Semarang- dilakukan untuk menggalang dukungan masyarakat kepada Jokowi.

Deklarasi dikemas dalam bentuk doa, ungkapan dan harapan kepada Jokowi agar dapat memimpin dua periode. Deklarasi dilakukan di Aston Inn, Jalan Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (04/11) pukul 20.00 WIB.

“Berbagai kebijakan dan program serta arahan diimplementasikan dan tertata apik. Selain itu, ditunjang infrastruktur dan aksesibilitas yang baik. Masyarakat juga sudah menikmati dampak dari kebijakan Presiden Jokowi sesuai komitmen Nawacita,” tegas Teguh dalam sambutanya.

Lebih lanjut Teguh menegaskan bahwa selama empat tahun terakhir dengan mengamati dan menilai pemerintahan Jokowi telah berada di jalur yang benar dan hasil kerjanya nyata berguna dan dapat dinikmati masyarakat. Sehingga ia berpendapat bahwa Pemerintahan Jokowi sangat layak untuk dilanjutkan.

Teguh menghimbau kepada seluruh simpatisan agar dapat terus bersinergi dan mewujudkan agar Jokowi dapat terpilih sekali lagi demi kemajuan negara. “Pilpres ini bukanlah sebuah peperangan, melainkan pesta demokrasi yang harus dilakukan secara damai. Karena itu kami menghimbau agar kita dalam memperjuangkan Bapak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden, marilah kita berbuat dengan cara yang beretika.”

Sementara itu, ketua Blusukan Jokowi Jateng, Andreas Budi Wiroharjo, memiliki komposisi kepengurusan yakni Wakil Ketua Wawan Siswantono, Sekretaris Budiatmoko dan Puji Werdiantono, Bendahara Lugito dan Antoni Putro Susanto, Koordinator Bidang Dana Petrus Agus Setiawan dan Soegiharto Budiono, Koordinator Bidang Program Ari wibowo dan Yudi Prastiawan, Koordinator Bidang Analisa Media Steven dan Wisnu Rudi Herdiono serta Koordinator Bidang Milenial Rangga Santoso, Arvin Wijaya dan Ivander Setiawan.

Selain itu, acara juga dihadiri para relawan dari Semarang dan sekitarnya. Andreas menambahkan, Blusukan Jokowi Jawa Tengah di antaranya akan menggandeng pengusaha di berbagai bidang untuk memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Ia optimistis Blusukan Jokowi Jateng bersama partai politik dan sukarelawan dari berbagai elemen pendukung akan mampu memenangkan pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf di Jateng dengan raihan suara mencapai 80 persen.

“Kami menyatukan visi misi dan bersinergi dengan sukarelawan-sukarelawan untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf pada pilpres mendatang, kami targetkan meraih 80 persen suara di Jateng,” ujarnya.

Guna mencapai target raihan suara tersebut, Blusukan Jokowi Jateng telah menyusun beberapa program dan dalam waktu dekat akan menggelar menggelar Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi terbuka di empat kota di Jateng.

“Ada empat isu yang akan kita garap yaitu isu tenaga kerja asing, isu kemusliman Pak Jokowi, isu soal ekonomi dan isu milenial,” katanya.

Secara khusus, Blusukan Jokowi Jateng akan intens melakukan upaya pemenangan pasangan capres nomor 1 di daerah-daerah yang pada pelaksanaan Pilgub Jateng 2018, pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen, mengalami kekalahan atau menang tipis.

“Daerah itu antara lain Kabupaten Kebumen, Klaten, Wonogiri dan Kudus. Kami telah menyusun beberapa program untuk didiskusikan bersama masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai catatan, nama Blusukan Jokowi digunakan mengacu pada komunitas alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) lintas fakultas dan lintas angkatan yang mempunyai pandangan politik yang sama untuk mendukung dan memilih Jokowi pada Pemilu Presiden tahun 2019.

Blusukan Jokowi pertama kali dideklarasikan pada tahun 2014. Sedangkan Bulaksumur adalah domisili kampus UGM di Yogyakarta, almamater dari alumni Universitas Gadjah Mada.(budi)