![]()
BEKASI (Independensi.com)- Setelah kebakaran hebat dan menewaskan empat orang dan melukai beberapa orang lainnya akibat luka bakar, Pemkot Bekasi dipastikan melakukan evaluasi terkait keberadaan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji yang terbakar dan meledak di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, setelah sempat dirawat akibat luka bakar, terdapat empat warga meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Kepastian evakuasi tekait kehadiran SPBE tersebut, diungkapkan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Kamis (9/4/2026).
Disebut, pihaknya tengah melakukan serangkaian langkah menyeluruh mulai dari penyaluran bantuan kepada warga terdampak, evaluasi secara komprehensif hingga rencana relokasi.
Tujuannya, untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar, sekaligus mencegah kejadian terulang kembali.
Sementara, penyelidikan kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Bantar gebang dan Polres Metro Bekasi Kota.
SPBE milik PT Indogas Andalan Kita
ini, terbakar dan sempat terjadi ledakan hebat pada Rabu (1/4/2026) malam dan melukai 20 orang. (jonder sihotang)
