![]()
BEKASI (Independensi.com)- Pada tahun 2026 yang saat ini sudah memasuki triwulan kedua, salam program kerja yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, memfokuskan tiga agenda besar.
Ketiganya, antara lain, penurunan persentase angka kehilangan air (“non-revenue water”/NRW). Sebab di perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bekasi ini, angka kebocoran air terutama pada saat distribusi menuju rumah pelanggan, masih tergolong tinggi.
Kemudian, untuk peningkatan jumlah sambungan langganan (SL). Pad tahun 2026 ini, ditargetkan ada penambahan pelanggan baru sekitar 16.000 SL. Saat ini, jumlah pelanggan perusahaan ini, sekitar 300.000 SL atau setara sekitar 1,5 juta jiwa masyarakat di Bekasi.
Fokus kegiatan, peningkatan pendapatan perusahaan dengan melakukan efisiensi. Pendanaan diutamakan terkait produksitivitas.
Tiga program ini, bertujuan guna meningkatkan pendapatan perusahaan, dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pelanggan, ungkap Direktur Utama dan Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi dan Rika Nursantika, kemarin.
“Saat ini, kita fokus untuk menurunkan angka NRW, peningkatan SL dan peningkatan pendapatan perusahaan,” tegas Rika Nursantika.
Diaebut, ketiga agenda besar tersebut saling berkaitan satu dengan lainnya. Apabila berhasil menurunkan angka NRW maka dapat berdampak terhadap peningkatan jumlah SL dan juga peningkatan pendapatan perusahaan.
Direksi juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mengimplementasikan agenda tersebut, dimulai dengan merealisasikan penurunan NRW, terutama di 20 kantor cabang dan cabang pembantu.
Sebab, jajaran kantor cabang/cabang pembantu menjadi garda terdepan untuk mencapai agenda besar tersebut. Cabang dan cabang pembantu yang bersentuhan langsung dengan pelanggan di lapangan
Termasuk juga, para kepala bagian, semua jajaran direksi serta seluruh karyawan Perumda Tirta Bhagasasi yang telah berkomitmen untuk bekerja profesional melayani kebutuhan air bersih masyarakat.
Saat ini, bukan hanya berbicara saja tetapi implementasi yang terpenting. Guna mencapai hal itu, semua jajaran baik pribadi di Perumda Tirta Bhagasasi harus teeus meningkatkan kekompakan dan soliditas, tambah Ketua Dewan Pengawas (Dewas) peruahaan ini, Ani Gustini, kemarin saat pembahasan Struktur Organisasi dan Tata Kerja di perusahaan daerah ini. (jonder sihotang)

