Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh perempuan lintas agama dan organisasi kemasyarakatan Kabupaten Bekasi

Pemkab Bekasi Ajak Tokoh Perempuan Pelopor Toleransi

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Guna menjaga dan membangun toleransi di tangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak tokoh perempuan lintas agama dan organisasi kemasyarakatan, aktif menjadi pelopor toleransi. Tujuannya, agar dapat menjaga kerukunan, sekaligus penggerak moderasi beragama di tengah masyarakat.

Ajakan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, Robet Suwandi. Ajakan itu disampaikan saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh perempuan lintas agama dan organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Cikarang Utara, kemarin.

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Hebat, Toleransi Kuat, Merawat Kerukunan dalam Bingkai Moderasi Beragama” tersebut menghadirkan sejumlah pembicara.

Disebut, kegiatan tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bekasi yang memiliki masyarakat heterogen, baik dari sisi agama, suku, budaya, latar belakang sosial maupun organisasi kemasyarakatan.

Dikatakan, keberagaman merupakan sumber kekuatan yang harus dipelihara dan dirawat bersama. Namun, keberagaman membutuhkan sikap saling menghormati, memahami, menghargai serta komunikasi yang baik agar tidak berkembang menjadi potensi konflik di masyarakat.

Peran Strategis

Dalam konteks tersebut, perempuan memiliki peran strategis. Selain memiliki peran penting dalam keluarga, perempuan juga menjadi pendidik pertama bagi generasi penerus, penggerak kegiatan sosial, serta memiliki posisi kuat dalam membangun komunikasi dan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Diakui Robet, Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak dapat menjaga kerukunan seorang diri. Maka, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pemuda serta seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dengan demikian, diharapkan kolaborasi tersebut dapat semakin menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif dan harmonis sehingga pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Robet, juga mengajak masyarakat menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai rumah bersama, tempat setiap warga dapat beribadah dengan tenang, hidup berdampingan secara damai, menghargai perbedaan dan bekerja sama membangun daerah menuju Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju dan sejahtera. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *