Perkembangan Teknologi Bisa Hentikan Pandemi Covid 19 Kurang dari Dua Tahun

Loading

 

JAKARTA (IndependensI.com) – Sekjend Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, jika dunia kompak melawan Pandemi Covid 19, maka wabah virus corona yang tengah melanda dunia tidak akan lebih lama dari wabah flu Spanyol tahun 1918-1920 dan hanya akan berlangsung kurang dari dua tahun.

“Dalam situasi kita saat ini, dengan adanya teknologi, dan tentunya juga dengan adanya konektifitas yang lebih tinggi, virus dapat memiliki peluang yang lebih besar untuk menyebar, (virus) ini dapat berpindah secara cepat karena saat ini kita menjadi lebih terhubung antara satu dengan lainnya,” kata Tedros dilansir dari CNA pada Sabtu (22/8/2019).

Tedros melanjutkan, saat ini dunia telah memiliki teknolohi yang lebih baik untuk menghentikan pandemic Covid 19. Berbeda ketika flu spanyol mewabah, saat ini teknologi belum berkembbang pesat seperti saat ini.

“Jadi, adanya globalisasi, kedekatan, dan konektifitas jelas merugikan kita, namun kita memiliki teknologi yang lebih baik. Sehingga kami berharap untuk mengakhiri pandemi ini dalam waktu kurang dari dua tahun,” ucapnya.

Menurut Tedros, vaksinasi saja tidak akan cukup untuk menghentikan pandemi jika tidak diiringi dengan solidaritas global. “Itu adalah kunci dengan memanfaatkan semua peralatan yang ada secara maksimal dan kita berharap dapat memiliki tambahan peralatan lainnya seperti vaksin,” ujarnya.

Hingga saat ini, lebih dari 22,81 juta orang di seluruh dunia dilaporkan telah terinfeksi virus Corona dimana lebih dari 790 ribu diantaranya tewas. Sementara kebijakan lockdown dan pembatasan sosial berskala besar yang diberlakukan guna mencegah penularan Covid-19 jelas membuat perekonomian global dalam keadaan lumpuh dan kacau.