“Saat ini kita siagakan 70 personil, 50 perahu karet, 12 unit mesin tempel, karung, bambu, beronjong, serta bahan makanan seperti mie instant dan air minum,”
Stok vaksin untuk vaksinasi booster masih tersedia sekitar 121.690 dosis. Jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan bulan ini. Rencananya, untuk kebutuhan bulan berikutnya Pemkot Bekasi akan mengajukan permintaan vaksin ke Provinsi Jawa Barat
Dari jumlah kasus aktif saat ini, 20 orang dirawat di Rumah Sakit , 183 orang lainnya melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.
Adapun syarat dan ketentuannya adalah harus dalam keadaan sehat, sudah melaksanakan vaksinasi yang berjarak selama enam bulan dari pemberian dosis kedua, sudah memiliki tiket vaksin ketiga yang bisa dicek melalui aplikasi PeduliLindungi, dan membawa surat data diri seperti fotokopi KTP dan KK.
Pelaksanaan vaksinasi booster akan dilaksanakan di masing masing Puskesmas dan Rumah Sakit Pemerintah Kota Bekasi serta di pos pelayanan vaksinasi yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
Tri berharap kepada tim untuk tetap selalu siap siaga dalam menangani permasalahan di masyarakat dan tetap menjaga keamanan ketentraman di lingkup wilayahnya, khsusnya di wilayah Kota Bekasi.
“Di Jababeka, selama 25 tahun air beraih dilayani swasta. Pelanggan di Jababeka ini belum pernah mengeluhkan hal sumbang terkait pelayanan air. Maka setelah diambil alih PDAM Tirta Bhagasasi pun, pertahankan pelayanan yang baik untuk memuaskan pelanggan