Gelandang Juventus, Kwadwo Asamoah (kanan), berusaha melepaskan diri dari bek Fiorentina, Federico Chiesa, pada pertandingan Serie A Liga Italia di Stadion Allianz, Turin, Rabu (20/9/2017). (AFP)

Juventus dan Napoli Bidik Kemenangan Jelang Liga Champions

JAKARTA (IndependensI.com) – Juventus dan Napoli sama-sama membidik kemenangan keenam dari enam pertandingan Serie A, Sabtu (23/9/2017), sebelum menghadapi Liga Champions pekan depan.

Juventus mengawali penampilannya di pentas Eropa musim ini dengan kalah 0-3 dari Barcelona. Juve berusaha memenangi derby Turin melawan Torino untuk meningkatkan moral sebelum menghadapi klub Yunani, Olympiakos, Rabu (27/9/2017).

Napoli akan menjalani laga tandang melawan pendatang baru, SPAL, sebelum menjamu raksasa Belanda, Feyenoord, Selasa (26/9/2017).

Napoli dan Juventus memuncaki klasemen sementara Liga Italia dengan nilai maksimal 15 poin. Napoli berada di urutan pertama dengan keunggulan selisih gol. Dari lima pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi domestik, Napoli sudah mengoleksi 19 gol, lebih banyak lima gol dari Juventus.

Torino bukan lawan yang mudah buat Juve. Klub yang terakhir kali menjuarai Serie A pada 1976 itu musim ini belum terkalahkan. Torino berada tepat di bawah sang juara bertahan dengan 11 poin.

Juventus hampir kalah saat kedua tim terakhir kali bertemu pada Mei lalu. Juve selamat lewat gol Gonzalo Higuain saat injury time yang membuat skor imbang 1-1.

Pemain bertahan Italia, Giorgio Chiellini, memperkirakan pertandingan besok akan berlangsung seru.

“Buat orang seperti saya yang sudah tinggal di Turin selama 12 tahun, Torino musim ini adalah yang terkuat. Senang rasanya melihat level derby terus meningkat,” kata Chiellini seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (22/9/2017).

“Torino adalah tim papan atas yang punya semua kemampuan untuk memasuki level Eropa,” ujarnya.

Napoli juga berambisi menang setelah dikalahkan klub Ukraina, Shakhtar Donetsk, pada penampilan perdananya di Liga Champions musim ini. Moral pemain Napoli terangkat setelah menang 4-1 atas Lazio di Roma.

“Kami sudah lulus ujian kematangan mental di Olimpico,” kata salah satu pencetak gol di Roma, Kalidou Koulibaly.

“Mentalitas seperti ini yang kami butuhkan untuk mencapai tujuan. Kami sudah belajar menjadi lebih resisten dan kami membuktikan bisa mengalahkan siapa pun. Sekarang kami fokus menghadapi SPAL,” ujar pemain asal Senegal itu.