Liverpool Tekuk Leicester, Penalti Vardy Digagalkan

LONDON (IndependensI.com) – Pertarungan di Liga Inggris tetap menjadi tontotan menarik bagi pecinta sepakbola dunia. Dalam pertandingan Liverpool versus Leicester City akhir pekan kemarin termasuk salah satu partai yang menarik ditonton.

Kiper Liperpool Simon Mignolet berhasil menggagalkan penalti ketika Liverpool berjuang keras untuk menang 3-2 atas Leicester City pada pertandingan Liga Inggris yang berlangsung menegangkan di Stadion King Power pada Sabtu (23/9/2017).

Kiper Belgia itu melanggar pemain top Leicester City, Jamie Richard Vardy ketika berusaha menyapu bola dari garis gawangnya namun, setelah mendapatkan kartu kuning, mampu menepis eksekusi penalti penyerang Inggris itu ketika Liverpool bersusah payah meraih kemenangan pada pertandingan di mana mereka dua kali unggul dua gol.

Mignolet kini telah menggagalkan lima dari delapan penalti yang ia hadapi.

“Saya menghitung poin-poin, bukan penyelamatan-penyelamatan penalti,” kata Mignolet.

Tim tamu mendominasi pada babak pertama dan membuka keunggulan melalui sundulan Mo Salah ke tiang jauh dari umpan silang Philippe Coutinho semenit setelah pemain Mesir itu gagal memanfaatkan peluang. Ini merupakan gol keenam Salah musim ini.

Coutinho memperlihatkan kembali kemampuan terbaiknya dan memperbesar keunggulan melalui tendangan bebas melengkung dari jarak 25 meter yang gagal diantisipasi Casper Schmeichel pada menit ke-23, namun Liverpool kemasukan tepat sebelum turun minum ketika Shinji Okazaki memaksimalkan peluang yang dimilikinya meski kubu Si Merah memprotes keras karena menganggap pemain Jepang itu telah terlebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap kiper.

Peluang demi peluang tercipta dan tidak lama kemudian Liverpool merestorasi keunggulan dua gol mereka, yang kemudian dibalas Vardy dengan tandukan yang menjadi gol kedua Leicester sebelum menyia-nyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan.

Walau demikian, Leicester semestinya kembali mendapat penalti ketika tangan Emre Can mengenai bola di kotak terlarang. (antara)