Panuphol Pittayarat (Asian Tour)

Pittayarat Memimpin Indonesia Open 2017 dengan 11 Under

JAKARTA (IndependensI.com) – Panuphol Pittayarat, pegolf dari Thailand, memimpin dengan 11 under pada hari kedua Indonesia Open 2017, yang berlangsung di Pondok Indah Golf Club, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Posisi kedua ditempati rekan senegaranya, Namchok Tantipokhakul, dengan 9 under. Sementara dua pegolf Thailand lainnya yakni Tirawat Kaewsiribandit dan Rattanon Wannasrichan serta Andrew Martin dari Australia ties di posisi ketiga masing-masing dengan skor 8 under.

Dominasi pegolf dari Negeri Gajah Putih memang berhasil “mencuri” perhatian para penggemar olahraga golf khususnya di Jakarta yang sejak hari pertama hingga hari kedua kemarin menyaksikan secara langsung di Pondok Indah Golf Club.

Bahkan, Ketua Umum PB PGI, Murdaya Po, pun Jumat kemarin didampingi Antoni Chandra, Ketua Bidang Pertandingan, mengikuti beberapa hole permainan pegolf Tirawat Kaewsiribandit, yang berada di group 32 bersama Antonio Lascuna dari Philipina dan Lionel Weber dari Prancis.

Tampaknya Ketua Umum PB PGI periode 2014-2018 itu tertarik dengan permainan pegolf Thailand.

Paling tidak, ketika petugas scoring board memberi tahu bahwa Tirawat mengakhiri permainannya dengan totak skor 8 under, Po naik kembali ke club car yang dikemudikan oleh Antoni Chandra menuju Club House, setelah sebelumnya melambaikan tangannya kepada petugas scoring board.

Tak hanya di posisi pertama dan kedua serta posisi ketiga ties terdapat nama-nama pegolf Thailand seperti tersebut di atas, di posisi keempat ties yang ditempati tiga pegolf dengan skor sama yakni 7 under, selain ada Josh Salah dari Amerika Serikat, Michael Choi dari Australia, juga ada nama Jazz Janewattananond dari Thailand.

Seperti pada hari pertama, kemarin pun sempat kembali terjadi penundaan, tepatnya pada pukul 15.45 WIB. Namun, setelah cuaca kembali kondusif dan tidak membahayakan para pemain yang bertanding pada afternoon session, permainan dilanjutkan kembali.

Terlepas dari masalah penundaan yang terjadi pada hari pertama dan kedua, yang jelas turnamen golf Indonesia Open 2017 yang mendapat dukungan dari empat bank, masing-masing Bank BRI, BNI, Mandiri, dan Bank BTN yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) – terasa lebih punya “greget” dibandingkan dengan tahun lalu.

Paling tidak, pada event yang memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 tersebut, banyak pemain yang menorehkan “angka merah”. Konsekuensinya, komite pertandingan menetapkan bahwa batas cut off +1. Sedangkan jumlah pemain yang berhak untuk memasuki “zona” perebutan hadiah dibatasi sebanyak 60 pemain plus ties.

Seperti diketahui, Indonesia Open 2017 diikuti oleh 140 pemain, termasuk 28 pemain tuan rumah yang terdiri dari 20 pro dan 8 amatir.

Setelah bermain di babak awal selama dua hari berturut-turut pada Kamis dan Jumat (26 dan 27 Oktober 2017), sebanyak 60 pemain lolos cut off yang tiga orang di antaranya adalah Danny Masrin, Rory Hie dan Rinaldi Adiyandono. Mereka masing-masing membukukan skor 4 under, 3 under, dan 1 under.

Danny Masrin

Bagaimana peluang ketiga pegolf tuan rumah tersebut? Meskipun ada ungkapan bijak bahwa “tidak ada yang mustahil bagi setiap orang yang mau berusaha”, namun fakta dan data yang ada menunjukkan skor yang telah mereka bukukan terpaut 7 stroke bagi Danny Masrin, delapan 8 stroke bagi Rory Hie dan 10 stroke bagi Rinaldi Adiyandono dengan pimpinan klasemen yang diraih oleh Pittayarat.

Namun sangat disayangkan dalam event Indonesia Open tahun ini tidak ada seorang pun pegolf amatir tuan rumah yang lolos cut off. Tapi, apresiasi tetap perlu diberikan kepada Kentaro Nanayama dan kawan-kawan, yang telah berusaha dan all out memberikan yang terbaik yang mereka punya demi kejayaan percaturan golf amatir di Tanah Air di masa yang akan datang. (Toto Prawoto)