Foto bertanggal 11 November 2017 ini memperlihatkan massa pendukung kemerdekaan Catalunya berunjuk rasa di Barcelona. Demonstrasi seperti ini ikut mengurangi jumlah wisatawan ke kawasan itu. (AFP)

Kunjungan ke Catalunya Anjlok Akibat Separatisme

JAKARTA (IndependensI.com) – Catalunya selama ini menjadi daerah tujuan wisata favorit di Spanyol dan Eropa. Kini jumlah wisatawan ke kawasan itu menurun setelah Catalunya menyatakan merdeka dari Spanyol.

Barcelona, ibu kota Catalunya, adalah salah satu kota di Eropa yang paling banyak dikunjungi. Pada Oktober 2017, wisatawan asing yang datang ke kota itu mencapai 1,49 juta orang, turun 4,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Data ini dikeluarkan lembaga statistik Spanyol, INE.

Pemerintah Catalunya menggelar referendum independensi pada 1 Oktober 2017. Jajak pendapat umum itu dilarang oleh Madrid tapi tetap digelar. Hasilnya, mayoritas responden memilih kemerdekaan.

Sebelum referendum, sejumlah negara termasuk Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat, memperingatkan warganya agar berhati-hati jika bepergian ke Catalunya. Sejumlah maskapai penerbangan juga mempersilakan penumpang ke Barcelona juga diperkenankan mengubah tiketnya.

Secara umum, jumlah wisatawan ke Spanyol mengalami kenaikan. Costa Brava, yang merupakan kawasan wisata pantai, mengalami kenaikan 2,7 persen pengunjung dibanding Oktober 2016.

Semua tujuan wisata utama di Spanyol juga mengalami lonjakan jumlah wisatawan sepanjang Oktober 2017. Secara nasional, kenaikannya mencapai 1,8 persen atau sebanyak 7,3 juta orang dibanding Oktober tahun lalu.

Catalunya diguncang oleh serangan jihadis pada Agustus 2017 di Barcelona dan kawasan wisata pantai. Serangan itu menyebabkan 16 orang tewas. Namun jumlah pengunjung ke kawasan tersebut masih naik 2,3 persen di bulan tersebut. Secara nasional, kenaikan jumlah wisatawan asing ke Spanyol di bulan itu juga naik 4 persen.

Jumlah wisatawan asing yang datang ke Spanyol mencapai rekor tertingginya pada 2016 yaitu 75,6 juta orang. Kenaikan selama empat tahun berturut-turut itu ikut disebabkan oleh rentannya keamanan di daerah tujuan wisata lain di Mediterrania seperti Turki dan Tunisia.

Meski jumlah wisatawannya turun, Catalunya masih menjadi tujuan favorit sepanjang Oktober 2015 dengan porsi 20,5 persen. Tujuan favorit berikutnya adalah Kepulauan Canary dan Kepulauan Balearic.

Tahun lalu, sebanyak 18 juta orang asing mengunjungi Catalunya. Jumlah itu sekitar seperempat total pengunjung yang datang ke Spanyol, negara ketiga di dunai yang paling banyak dikunjungi setelah Prancis dan Amerika Serikat.