Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten, AKB Rizal Marito. (ist)

Rugikan Nasabah Pendiri Arisan Online  Ditahan Polisi

BEKASI (IndependensI.com)– Tersangka kasus penipuan pendiri arisan online di grup media Facebook, ditahan. Penahanan dilakukan Polres Metro Bekasi Kabupaten, Rabu (14/2/2018).

Tersangka pendiri arisan online di grup media sosial Facebook ‘Mama Yona’,  Desy Sitanggang  terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan yang merugikan korbanya hingga Rp 15 miliar. Sedangkan, suaminya Yuki Rumapea keterlibatanya dalam kasus itu masih diselidiki.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Ajun Komisaris Besar  Rizal Marito mengatakan, penetapan Desy Sitanggang sebagai tersangka dilakuka  setelah penyelidikan polisi selama  Selasa (13/2) melakukan pemeriksaan.

Kemudian penyidik yang melakulan pemeriksaan melakukan   gelar perkara dan naik menjadi spenyidikan. ”Tersangka  dijerat dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU),  dan masalah UU ITE.

Diungkapka, ada 3.000 anggota grup Facebook Arisol Mama Yona, sementara yang aktif atau ikut arisan mencapai 300 sampai 600 orang. Namun, berdasarkan keterangan saksi kepada penyidik, jumlah  uang yang masuk dalam arisan tersebut  Rp15 miliar. “Yang baru laporan sekitar sebesar Rp 800 juta,” ungkapnya.

Rizal menjelaskan, berdasarkan keterangan tersangka dan saksi, penyelenggara arisan onlien Mama Yona tidak beraksi seorang diri. Mereka merekrut operator untuk mengurus arisan online itu.

Terangka  Desy Sitanggang mwngakui bahwa dirinya memiliki staf, tetapi operatornya tersebut tidak semuanya pernah ditemui oleh tersangka.

Hingga saat ini,  korban dari Bekasi maupun luar kota lainya berdatangan ke Polrestro Bekasi untuk melaporkan korban penipuan tersangka.

Bahkan, Polres Metro Bekasi Kabupaten membuka posko pengaduan di polres setempat untuk menerima laporan para korban. Penyidik terus meminta keterangan saksi dan  tersangka. Kasus ini terus didalami dan penyidikan terus dikembangkan, ujar Rizal. (jonder sihotang)