Pjs Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah tinjau lokasi banjir perbatasan Jakarta Timur. (humas)

Ada 18 Titik Banjir Kota Bekasi Jadi Perhatian Serius

BEKASI (IndependensI.com)- Setidaknya ada 18 titik banjir pada musim hujan saat ini yang menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Kemudian daerah perbatasan dengan Kabupaten Bekasi, Bogor dan Jakarta Timur, juga salah satu yang prioritas diatasi.

Penjelsan tersebut disampaikan Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi  R Ruddy Gandakusumah,  Selasa, (27/2/2018) ketika  meninjau lokasi penanganan banjir di wilayah Kecamatan Bekasi Barat, perbatasan dengan Jakarta Timur.

Saat itu, Ruddy meninjau polder tempat penampungan air, di RW 12 Kelurahan Bintara Jaya, polder air Kota Baru  RW 04 dan RW 13 Perum Regency. Lokasi polder itu  ini  bersebelahan langsung  perbatasan DKI Jakarta di Kelurahan Pulogebang.

“Dari musibah banjir yang baru-baru ini terjadi kita  sudah memetakan sebanyak 18 titik banjir di Kota Bekasi,” katanya.

Disebutkan, semua titik ini perlu mendapat penanganan dini sehingga titik banjir bisa berkurang. Koordinasi antar wilayah juga diperlukan, Ruddy menambahkan.

Ia  mengapresiasi kinerja semua pihak dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait  mengatasi banjir. Seperti halnya saa berada di Kecamatan Bekasi Barat,  tim  dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air sudah dilengkapi alat berat dan truk untuk membersihkan sedimetasi dan eceng gondok di Polder Air Kota Baru.

Ruddy  berdiaog dengan warga Perum Masnaga. Ia bahkan mendapat informasi bahwa salah satu warga memiliki akses dan mampu menjembatani ke Kementerian PUPR untuk mempercepat penangan banjir. Ruddy menyabut baik dan pihaknya akan segera memfollow up keinginan baik warganya. (adv/humas/jon)