Cabup Maman : Jalan Rusak Menyusahkan Rakyat Majalengka

MAJALENGKA (Independensi.com) – Kandidat Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq, heran dengan Pemkab Majalengka sekarang karena kurang memperhatikan kondisi jalan yang rusak.

Padahal, menurut Kang Maman, sapaan Maman Imanulhaq, jalan sangat penting bagi warga, selain sebagai akses tranportasi juga penunjang pembangunan ekonomi.

Ia berjanji akan menuntaskan perbaikan jalan – jalan yang rusak di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka pada satu tahun pertama pemerintahannya.

“Jika saya terpilih, di akhir tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin nanti tidak ada lagi jalan – jalan rusak. Semua jalan yang berlubang harus dibikin mulus kembali,” katanya Kamis (8/3/2018).

Calon bupati nomor urut 1 itu menuturkan, segera memperbaiki jalan yang rusak merupakan tugas pemerintah.

“Jadi saya nggak ngerti kalau saat ini jalan yang berlubang – lubang di sana – sini sepertinya dibiarkan saja,” ujarnya

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menaruh perhatian serius pada masalah jalan yang rusak setelah mengetahui kondisi jalan – jalan di beberapa wilayah di Majalengka.

Ketika berkampanye di Kecamatan Lemahsugih, dua pekan lalu, misalnya, ia merasakan langsung perjalanannya terhambat oleh jalan yang rusak parah.

Lalu pada Rabu, 7/3/2018 kemarin Maman Imanulhaq punya pengalaman serupa ketika berkampanye ke wilayah Kecamatan Malausma.

Calon bupati yang berpasangan dengan Jefry Romdony itu mengaku heran pemerintah tak segera mengambil tindakan padahal mereka tahu jalan yang rusak membuat rakyat susah.

“Jalanan yang rusak menyebabkan mobilitas warga terhambat. Belum lagi kemungkinan terjadinya kecelakaan,” kata Kang Maman, sapaan akrabnya.

Dalam orasinya dihadapan warga yang ditemuinya di berbagai wilayah selama berkampanye, Kang Maman juga kerap menyinggung masalah kondisi infrastruktur, termasuk jalan, di Majalengka.

Menurut dia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Majalengka cukup besar, Rp. 2, 9 triliun, sehingga tak ada alasan tak ada dana untuk perbaikan jalan. (Putra Fernando)